Jalan Lubuk Sabuk–Senaning Rusak, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan

SANGGAU, HR — Kondisi ruas Jalan Lubuk Sabuk–Senaning di Kabupaten Sanggau menjadi sorotan masyarakat setelah ditemukan sejumlah kerusakan pada badan jalan yang diduga belum lama selesai dikerjakan.

Kerusakan terlihat di beberapa titik sepanjang ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Sanggau dengan Kabupaten Sintang. Warga mempertanyakan kualitas pekerjaan konstruksi karena kerusakan muncul dalam waktu yang relatif singkat.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan pada Jumat (5/6/2026), sejumlah bagian aspal tampak terkelupas dan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari masyarakat yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk bekerja maupun beraktivitas.

Salah seorang warga mengaku kecewa melihat kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan meski diduga baru selesai dikerjakan.

Baca juga:  Dugaan Perkebunan Tanpa HGU, Bupati hingga Kapolres Sanggau Dikonfirmasi

“Kami berharap pembangunan jalan dilakukan dengan baik sehingga dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain kerusakan pada badan jalan, warga juga menyoroti kondisi box culvert di kawasan kebun PT Kiara Sawit Abadi I, tepatnya di sekitar Gerbang Afdeling 05. Dari hasil pengamatan visual, struktur box culvert terlihat mengalami kerusakan hingga rangka besi konstruksi tampak keluar setelah bagian tersebut ambruk.

Namun demikian, penyebab kerusakan belum dapat dipastikan. Media masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memperoleh keterangan dari pihak yang berwenang.

Saat pemantauan berlangsung, terlihat aktivitas pekerja di sekitar wilayah Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam. Meski demikian, belum diketahui secara pasti nama paket pekerjaan, sumber anggaran, nilai kontrak, maupun instansi yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.

Baca juga:  Diskominfo Majalengka Dorong Peran PPID untuk Keterbukaan Informasi

Di lokasi juga tidak ditemukan papan informasi proyek yang biasanya memuat informasi terkait pekerjaan, pelaksana kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, serta waktu pelaksanaan.

“Warga tentu ingin mengetahui pekerjaan apa yang sedang dilaksanakan, siapa pelaksananya, dan dari mana sumber anggarannya,” kata warga lainnya.

Keberadaan papan informasi proyek merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik yang bertujuan memberikan akses informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pembangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan resmi mengenai kondisi ruas Jalan Lubuk Sabuk–Senaning, termasuk status pekerjaan yang sedang berlangsung di lokasi tersebut dan penyebab kerusakan yang terjadi. lundak.p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *