DEPOK, HR — Kepala SDN Parung Bingung, Asmi, memastikan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 berjalan sesuai ketentuan Dinas Pendidikan Kota Depok. Sekolah menerapkan empat jalur penerimaan agar seluruh calon murid memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.
Asmi menjelaskan, pelaksanaan SPMB dilakukan secara bertahap melalui jalur afirmasi, inklusif, mutasi, dan domisili. Setiap jalur memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan calon murid sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami melaksanakan penerimaan murid baru sesuai petunjuk dari Dinas Pendidikan Kota Depok. Empat jalur ini memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon murid untuk bersekolah di SD negeri,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Menurut Asmi, jalur afirmasi menjadi tahap pertama karena diperuntukkan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Selanjutnya, sekolah membuka jalur inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, kemudian jalur mutasi, dan terakhir jalur domisili.
Ia menyampaikan bahwa jumlah murid baru yang diterima tahun ini mencapai lebih dari 100 siswa. Seluruh penerimaan dilakukan berdasarkan daya tampung ruang kelas yang tersedia serta mengacu pada ketentuan Dinas Pendidikan Kota Depok.
Asmi menegaskan seluruh proses pendaftaran berlangsung secara online sehingga pelaksanaannya lebih transparan dan akuntabel. Karena itu, sekolah tidak menerima titipan dari pihak mana pun selama proses SPMB berlangsung.
“Kami menerima murid sesuai kuota dan aturan yang berlaku. Seluruh proses dilakukan secara online sehingga tidak ada penerimaan di luar mekanisme yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh murid baru dapat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan baik serta memulai proses belajar mengajar dengan semangat untuk meraih prestasi. vero






