HUMBAHAS, HR – Masyarakat Kecamatan Pollung memberikan apresiasi kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD), Pantur Banjarnahor, atas perannya dalam mendorong pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 2 Pollung.
Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan ulos pada peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Sopo Marpadot, Kecamatan Paranginan, Sabtu (4/7/2026).
Penghargaan itu menyusul dimulainya pembangunan SMA Negeri 2 Pollung yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Humbang Hasundutan, Oloan P. Nababan, di Desa Parsingguran, Kecamatan Pollung, Kamis (2/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan sekolah tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, masyarakat Kecamatan Pollung, Anggota DPR RI Sabam Sinaga, serta Pantur Banjarnahor.
Mewakili masyarakat Parsingguran, Lasmaraju Banjarnahor mengatakan gagasan pembangunan SMA Negeri 2 Pollung pertama kali disampaikan oleh Pantur Banjarnahor. Gagasan tersebut kemudian mendapat dukungan masyarakat melalui hibah lahan hingga pembangunan sekolah akhirnya dapat dimulai.
“Terima kasih tak terkira atas dukungan Bapak Pantur kepada masyarakat Pollung atas berdirinya SMA Negeri 2 Pollung di Parsingguran. Gagasan awal dari Bapak Pantur disambut masyarakat, kemudian warga dengan sukarela menghibahkan lahan hingga kini pembangunan sekolah telah resmi ditandai dengan peletakan batu pertama,” ujarnya.
Sebagai bentuk rasa syukur, masyarakat menyerahkan ulos kepada Pantur Banjarnahor sebagai simbol penghormatan sekaligus doa.
“Kami membawa ulos sebagai ucapan terima kasih dan doa. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan kekuatan dan kasih kepada Bapak Pantur dalam mengemban tugas, serta memberkati setiap langkah di hari-hari yang akan datang,” kata Lasmaraju.
Menanggapi apresiasi tersebut, Pantur Banjarnahor menegaskan bahwa pembangunan SMA Negeri 2 Pollung merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di Kecamatan Pollung.
“Terima kasih atas doa yang disampaikan. Pembangunan SMA Negeri 2 Pollung ini merupakan hasil kerja bersama. Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, masyarakat yang dengan sukarela menghibahkan lahan, serta Bapak Sabam Sinaga yang telah memperjuangkan anggaran pembangunan melalui APBN hingga pembangunan sekolah ini akhirnya dapat dimulai,” ujarnya.
Masyarakat Pollung berharap kehadiran SMA Negeri 2 Pollung dapat memperluas akses pendidikan menengah di wilayah tersebut. Selama ini, keterbatasan daya tampung SMA Negeri 1 Pollung membuat banyak lulusan SMP harus melanjutkan pendidikan ke luar kecamatan setiap tahun. sihar.lg






