JAKARTA, HR – Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) yang mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” berlangsung pada Minggu (31/5/2026). Momentum keagamaan yang sarat makna ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kevin Wu.
Kevin mengajak seluruh warga Jakarta, tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya, untuk turut merasakan semangat perdamaian yang dibawa oleh perayaan Waisak. Menurutnya, nilai-nilai Dharma yang diusung dalam peringatan Waisak dapat menjadi landasan bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
“Semua warga diajak untuk merayakan Tri Suci Waisak yang membawa kedamaian ini. Dengan tema Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, setiap orang, bukan hanya umat Buddha, diundang untuk bersama-sama mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis ke depannya,” ujar Kevin.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang turut menyemarakkan perayaan Waisak melalui Festival Illumination of Jakarta. Glow of Peace. Berbagai sudut ibu kota dihiasi ornamen bernuansa Waisak, termasuk kawasan Bundaran HI yang tampil lebih semarak dengan dekorasi khas yang mencerminkan nilai-nilai kebajikan dan kedamaian.
Menurut Kevin, langkah tersebut tidak hanya mempercantik wajah Jakarta, tetapi juga menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam merawat keberagaman dan memperkuat kehidupan yang inklusif. Pemanfaatan ruang publik untuk menampilkan berbagai budaya dan tradisi dinilai mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

Ia menambahkan, festival dan kegiatan publik semacam ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian. Kehadiran masyarakat yang menikmati berbagai atraksi dan dekorasi kota turut menggerakkan aktivitas ekonomi, mulai dari sektor perdagangan hingga pariwisata. Bahkan, wisatawan mancanegara dapat melihat sisi lain Jakarta yang kaya akan keberagaman budaya.
“Jika terus dikembangkan secara konsisten, festival-festival seperti ini dapat menjadi bagian dari identitas dan branding Jakarta sebagai kota global yang terbuka, modern, dan menghargai keberagaman,” katanya.
Menutup pernyataannya, Kevin berharap peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE dapat menjadi momentum bagi seluruh warga Jakarta untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, sosial, dan keamanan yang masih dihadapi masyarakat, ia meyakini nilai-nilai kedamaian yang terkandung dalam Waisak dapat menjadi energi positif untuk membangun Jakarta yang lebih aman, nyaman, tenteram, dan sejahtera.
“Semoga momen Waisak ini menghadirkan kedamaian dalam hati dan pikiran seluruh warga Jakarta. Dengan semangat Dharma, saya berharap kita semakin solid dalam menghadapi berbagai persoalan bersama sehingga Jakarta dapat menjadi kota yang damai, harmonis, dan semakin layak untuk ditinggali,” pungkasnya. •didit






