Pembangunan SMA Negeri 2 Pollung Resmi Dimulai, Penantian Lima Tahun Terwujud

POLLUNG, HR — Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 2 Pollung resmi dimulai setelah Bupati Humbang Hasundutan, Oloan P. Nababan, melakukan peletakan batu pertama di Desa Parsingguran, Kecamatan Pollung, Kamis (2/7/2026).

Pembangunan sekolah tersebut menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang telah diperjuangkan selama lebih dari lima tahun. Kehadiran SMA Negeri 2 Pollung diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Berkat kolaborasi berbagai pihak, pembangunan ini akhirnya dapat terwujud dan menjadi langkah penting dalam pemerataan layanan pendidikan,” kata Bupati.

Bupati Oloan P. Nababan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, anggota DPR RI Sabam Sinaga, serta anggota DPRD Sumatera Utara Pantur Banjarnahor yang telah mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Baca juga:  Kapolres Humbahas dan Wabup Tinjau Banjir Sihombu, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada masyarakat Pollung, khususnya warga Desa Parsingguran I, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemberi hibah lahan yang berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan SMA Negeri 2 Pollung.

Pada kesempatan itu, Bupati mengajak para pelajar memanfaatkan berbagai program beasiswa, termasuk beasiswa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Program Indonesia Pintar (PIP), agar semakin banyak generasi muda dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sementara itu, anggota DPR RI Sabam Sinaga yang diwakili Staf Ahli Johannes Hutapea mengatakan pembangunan USB SMA Negeri 2 Pollung merupakan aspirasi yang diperjuangkan melalui Komisi X DPR RI.

Pelaksana Tugas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Sumatera Utara, Rudianto Sinaga, menambahkan pembangunan sekolah baru bertujuan memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Ia juga menyampaikan sejumlah program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, seperti sekolah gratis dan penerapan sekolah lima hari.

Baca juga:  DPRD Babel Kawal Aspirasi Mahasiswa, Soroti Hak Plasma Masyarakat

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan bersama unsur pemerintah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta keluarga pemberi hibah lahan. Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Rudolf F. Purba.

Sebagai bentuk rasa syukur, masyarakat Pollung menyerahkan ulos kepada Bupati Humbang Hasundutan, perwakilan DPR RI, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, serta keluarga yang menghibahkan lahan untuk pembangunan sekolah. sihar.lg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *