Pemkab Lampung Selatan Gandeng InJourney Airports Promosikan Pariwisata dan UMKM

LAMPUNG SELATAN, HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memperkuat sinergi dengan InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Radin Inten II untuk mempromosikan sektor pariwisata, budaya, dan produk unggulan UMKM melalui bandara sebagai pintu gerbang utama Provinsi Lampung.

Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menerima audiensi jajaran InJourney Airports KC Bandara Radin Inten II yang dipimpin General Manager Kiki Eprina Arieanti di ruang kerja bupati, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan itu membahas peluang kerja sama dalam mendukung pengembangan daerah melalui promosi destinasi wisata, pemasaran produk UMKM, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

General Manager InJourney Airports KC Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan pihaknya berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar berbagai potensi daerah semakin dikenal masyarakat luas melalui Bandara Radin Inten II.

Baca juga:  Pemkab Majalengka Peringati Harganas ke-33, Perkuat Ketahanan Keluarga

Menurutnya, bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga menjadi pintu gerbang strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan produk unggulan daerah kepada wisatawan maupun pengguna jasa penerbangan.

“Kami ingin meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Harapannya, bandara tidak hanya menjadi pintu masuk bagi pengguna jasa, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah melalui promosi potensi daerah, termasuk sektor pariwisata dan UMKM,” ujar Kiki.

Ia juga menyampaikan bahwa jumlah penumpang Bandara Radin Inten II meningkat selama masa libur sekolah. Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, tersedia tambahan tiga jadwal penerbangan hingga 30 Juli 2026.

Selain itu, InJourney Airports sedang mensosialisasikan layanan premium pick up dan drop off melalui Jalur 1 terminal. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis hingga 16 Juli 2026 sebelum tarif resmi diberlakukan mulai 17 Juli 2026.

Baca juga:  Pemkab Lampung Selatan dan Kejari Teken MoU Pendampingan Hukum untuk 36 Perangkat Daerah

Bupati Radityo Egi Pratama menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, Bandara Radin Inten II memiliki peran strategis sebagai pintu masuk yang efektif untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Lampung Selatan.

Ia menegaskan Pemkab Lampung Selatan terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Kami sangat terbuka terhadap segala bentuk kolaborasi. Ke depan, mari kita rumuskan bersama bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mempromosikan pariwisata dan produk-produk unggulan UMKM Lampung Selatan,” kata Egi.

Bupati juga mengusulkan agar promosi produk UMKM di lingkungan bandara dikembangkan dalam bentuk galeri yang lebih menarik dan representatif, sehingga mampu meningkatkan minat pengunjung terhadap produk lokal. Selain itu, identitas budaya khas Lampung Selatan juga diharapkan hadir di area bandara agar wisatawan dapat mengenal kekayaan budaya daerah sejak pertama kali tiba di Provinsi Lampung.

Baca juga:  Srikandi Bhayangkara Dorong Pembangunan Pos Ronda di Majalengka untuk Perkuat Kamtibmas

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Lampung Selatan dan InJourney Airports berharap dapat memperkuat promosi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, mengembangkan sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat. santi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *