Papan Proyek yang Dikirim Saat Dikonfirmasi Tak Sesuai Lokasi, Identitas Box Culvert di Jelimpo Makin Misterius

LANDAK, HR — Misteri identitas proyek pembangunan Box Culvert di Dusun Tubang Raeng, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, semakin mengemuka. Saat dimintai penjelasan terkait proyek yang dikerjakan tanpa papan informasi di lokasi, pihak yang disebut sebagai pengawas lapangan justru mengirim foto papan proyek yang diduga tidak berkaitan dengan pekerjaan tersebut.

Temuan ini memunculkan pertanyaan serius mengenai keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan proyek yang diduga menggunakan anggaran negara.

Awalnya, perhatian tertuju pada tidak ditemukannya papan informasi proyek di lokasi pembangunan Box Culvert di Kecamatan Jelimpo. Padahal, papan proyek merupakan instrumen dasar transparansi yang memuat identitas pekerjaan, nilai kontrak, sumber pendanaan, pelaksana, hingga waktu pelaksanaan.

Untuk memperoleh kejelasan, media ini menghubungi pihak yang disebut sebagai pengawas lapangan melalui aplikasi WhatsApp. Konfirmasi diajukan terkait identitas proyek, sumber anggaran, kontraktor pelaksana, serta alasan tidak adanya papan informasi di lokasi pekerjaan.

Baca juga:  Bupati Karolin Lantik Pejabat Baru, Tekankan Reformasi

Namun jawaban yang diterima justru menimbulkan tanda tanya baru.

Pekerjaan di landak, data proyek berlokasi di Sanggau.

Foto papan informasi yang dikirim tidak memuat identitas proyek Box Culvert di Jelimpo. Sebaliknya, papan tersebut menunjukkan paket pekerjaan Penanganan Longsoran Ruas Tanjung–Batas Kota Sanggau, yang berlokasi di Kabupaten Sanggau, bukan di Kabupaten Landak.

Berdasarkan data pada papan tersebut, proyek memiliki Nomor Kontrak 09/PKS/HK.02.01/BPJN 12.6.1/2026 dengan nilai Rp3,48 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan itu tercatat dilaksanakan oleh CV Maya Anggita di bawah koordinasi BPJN Kalimantan Barat.

Masalahnya, tidak satu pun informasi pada papan tersebut menjelaskan keterkaitannya dengan pembangunan Box Culvert di Dusun Tubang Raeng yang menjadi objek konfirmasi.

Baca juga:  Warga Soroti Kerusakan Jalan Nasional Senakin–Sidas, Pertanyakan Pola Perbaikan

Banyak Pertanyaan Belum Terjawab

Situasi ini memunculkan sejumlah pertanyaan yang hingga kini belum memperoleh jawaban resmi.

Apakah proyek Box Culvert di Jelimpo merupakan bagian dari paket pekerjaan di Kabupaten Sanggau? Jika benar demikian, mengapa papan informasi proyek tidak dipasang di lokasi pekerjaan sebagaimana mestinya?

Jika bukan bagian dari paket tersebut, mengapa foto papan proyek di Kabupaten Sanggau dikirim sebagai jawaban atas konfirmasi pekerjaan di Kabupaten Landak?

Tidak adanya papan informasi di lapangan ditambah pengiriman data proyek berbeda justru memperbesar keraguan publik terhadap identitas pekerjaan yang sedang berlangsung.

Transparansi merupakan kewajiban dalam setiap pelaksanaan proyek yang menggunakan dana negara. Karena itu, kejelasan mengenai siapa pelaksana pekerjaan, berapa nilai kontraknya, dari mana sumber anggarannya, dan instansi mana yang bertanggung jawab menjadi informasi yang seharusnya terbuka untuk masyarakat.

Baca juga:  RS Bhayangkara Banjarmasin Siap Lakukan DVI Korban Helikopter Meratus

Hingga berita ini diterbitkan, media masih menunggu penjelasan resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat, satuan kerja terkait, maupun pihak pelaksana proyek mengenai identitas sebenarnya dari pekerjaan Box Culvert di Kecamatan Jelimpo.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. lundak pakpahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *