PRABUMULIH, HR — PLCLP 2026 PHR Zona 4 kembali digelar sebagai upaya membentuk pemimpin muda berkarakter sekaligus mencetak tenaga kerja yang kompeten di Sumatera Selatan. Program yang diinisiasi Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 itu berlangsung di Markas Komando Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 2/Samara Grawira, Prabumulih, pada 1–16 Juli 2026.
Sebanyak 100 peserta dari 11 kabupaten dan kota di wilayah operasi PHR Zona 4 mengikuti pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, serta pelatihan peningkatan keterampilan kerja.
General Manager PHR Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan program tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Menurutnya, ketahanan energi nasional tidak hanya bergantung pada produksi migas, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia dan hubungan sosial yang harmonis di sekitar wilayah operasi.
“PHR Zona 4 memiliki peran dalam menjaga ketahanan energi nasional. Namun, energi juga berbicara tentang manusia, daerah, dan hubungan sosial yang harmonis. Semangat itulah yang melandasi penyelenggaraan PLCLP,” ujarnya saat membuka kegiatan di Mako Yon Zipur 2/Samara Grawira.
Selama pelatihan, peserta mengikuti lima kelas kompetensi, yakni operator keselamatan dan kesehatan kerja (K3), juru ikat beban (rigger), teknisi AC residential, teknisi sepeda motor, dan jurnalistik. Para instruktur profesional memberikan materi teori dan praktik untuk meningkatkan kesiapan peserta memasuki dunia kerja.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengapresiasi penyelenggaraan PLCLP 2026 PHR Zona 4. Ia menilai program tersebut merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Selatan.
“Saya berterima kasih kepada Pertamina Hulu Rokan yang telah berinvestasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan bagi generasi muda. Investasi ini bukan hanya pada sektor migas, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Herman Deru berharap pelatihan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM di Sumatera Selatan. Ia juga meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat karakter dan keterampilan kerja.
Salah satu alumni PLCLP 2025, Dadang Pirdaus dari Karang Taruna Desa Sinar Rambang, mengaku memperoleh banyak manfaat setelah mengikuti pelatihan juru ikat beban. Berbekal sertifikat kompetensi dan pengalaman selama pelatihan, ia kini bekerja di PT GBT.
Pembukaan PLCLP 2026 turut dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumatera Selatan Indra Bangsawan, Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Kolonel Inf. Zusnan Hadi yang mewakili Pangdam II/Sriwijaya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Doni Satrya Sembiring yang mewakili Kapolda Sumatera Selatan, serta Komandan Yon Zipur 2/Samara Grawira Letkol CZI Achmad Afandi. charles






