MAJALENGKA, HR — Aspirasi Program MBG Majalengka mengemuka dalam aksi yang diikuti ribuan warga di depan Gedung DPRD dan Pendopo Kabupaten Majalengka, Rabu (8/7/2026). Wakil Bupati Majalengka, Dena M. Ramdhan, turun langsung menemui peserta aksi untuk mendengarkan tuntutan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
Massa yang terdiri atas petani, pedagang, relawan, hingga tenaga kerja dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) meminta agar program tersebut tetap berlanjut karena dinilai memberi manfaat bagi masyarakat.
Dalam dialog bersama peserta aksi, Dena M. Ramdhan menegaskan pemerintah daerah akan menampung seluruh aspirasi masyarakat dan meneruskannya kepada pemerintah pusat.
“Kami hadir di sini untuk mendengar langsung. Aspirasi ini akan kami tampung dan kami kawal agar sampai ke pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Majalengka tetap mendukung kebijakan pemerintah pusat, termasuk program yang menjadi bagian dari kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto.
Selain Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H. Didi Supriadi, S.H., turut menerima perwakilan massa. Keduanya memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan disampaikan sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Presidium MBG Majalengka, Maman Rahmana, menjelaskan aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis, bukan penolakan terhadap kebijakan pemerintah.
Menurutnya, keberlangsungan program MBG penting karena telah memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama petani, pedagang, serta tenaga kerja yang terlibat di dapur MBG.
Ia juga mengingatkan bahwa gangguan terhadap program tersebut berpotensi memengaruhi harga komoditas pertanian dan mengurangi peluang kerja bagi masyarakat.
Aksi berlangsung tertib hingga selesai. Sebelum membubarkan diri, perwakilan massa menyerahkan pernyataan sikap kepada Wakil Bupati dan Ketua DPRD. Pemerintah Kabupaten Majalengka berkomitmen meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat. lintong






