PANGKALPINANG, HR — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pendaftar, terutama pada jalur afirmasi dan prestasi yang telah dibuka lebih awal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Babel, Saipul Bakhri, menegaskan bahwa seluruh proses SPMB dilakukan secara terbuka dan dapat dipantau masyarakat melalui sistem daring.
Ia menjelaskan bahwa SPMB dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh calon peserta didik.
“SPMB merupakan upaya pemerintah untuk memastikan layanan pendidikan bermutu dapat diakses seluruh anak secara adil dan merata. Kami menjalankan sistem ini secara jujur, akuntabel, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya di Pangkalpinang, Kamis (18/6/2026).
Saipul mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan di luar mekanisme resmi. Ia menegaskan bahwa penerimaan siswa hanya dilakukan melalui jalur resmi, yakni domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Provinsi Babel. Jalur afirmasi dan prestasi telah berlangsung pada 8–11 Juni 2026, sedangkan jalur domisili dan mutasi SMA serta jalur reguler dan mutasi SMK dibuka pada 19–24 Juni 2026.
Ia menyebutkan bahwa tingginya animo masyarakat dipengaruhi pertumbuhan penduduk serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan berkualitas.
Salah satu orang tua calon peserta didik, Meizi Herawati, mengapresiasi pelaksanaan SPMB di SMA Negeri 2 Pangkalpinang yang dinilai transparan dan mudah dipahami.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Yunisfu, menyebut tingginya jumlah pendaftar menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sekolah.
“Seluruh proses SPMB kami pastikan berjalan lancar, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Pemprov Babel berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat terus berjalan tertib, bersih, dan memberikan kesempatan pendidikan yang adil bagi seluruh masyarakat. agus priadi






