SUKABUMI, HR — Harga beras di Kabupaten Sukabumi masih stabil pada awal Juni 2026. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mencatat harga rata-rata beras medium sebesar Rp13.342 per kilogram dan beras premium Rp14.318 per kilogram.
Data tersebut berasal dari hasil pemantauan harga bahan pokok penting (bapokting) di 12 pasar semi modern yang dikelola pemerintah daerah. Pasar tersebut meliputi Pasar Cibadak, Cisaat, Parungkuda, Cicurug, Sukaraja, Palabuhanratu, Surade, Sagaranten, Warungkiara, Jampangtengah, Jampangkulon, dan Pasar Jubleg.
Stabilnya harga beras di Sukabumi terjadi di tengah tren kenaikan harga beras secara nasional hingga akhir Mei 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), harga beras mengalami kenaikan di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, menyebut rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Mei 2026 naik 0,58 persen dibanding bulan sebelumnya dan meningkat 8,10 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Untuk rata-rata harga beras di penggilingan pada Mei 2026 ini secara total naik 0,58 persen secara month to month dan naik sebesar 8,10 persen secara year on year,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/6/2026).
BPS juga mencatat harga beras di tingkat grosir naik 0,68 persen secara bulanan dan 6,11 persen secara tahunan. Sementara itu, harga beras eceran meningkat 0,38 persen secara bulanan dan 4,55 persen secara tahunan.
Pada kategori kualitas, harga beras premium di tingkat penggilingan naik 0,56 persen secara bulanan dan 12,81 persen secara tahunan. Adapun harga beras medium meningkat 0,79 persen secara bulanan dan 6,57 persen secara tahunan.
Meski tren nasional menunjukkan kenaikan, harga beras di Sukabumi masih relatif terkendali. Selain beras, Disdagin Kabupaten Sukabumi juga merilis harga rata-rata sejumlah komoditas bapokting lainnya.
Harga minyak goreng curah tercatat Rp21.750 per kilogram, Minyakita Rp23.389 per liter, dan gula pasir Rp18.083 per kilogram. Sementara daging sapi paha belakang dijual Rp147.000 per kilogram dan daging ayam broiler Rp38.583 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, telur ayam broiler berada di angka Rp28.500 per kilogram, bawang merah Rp48.083 per kilogram, bawang putih honan Rp35.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp75.833 per kilogram, serta cabai merah besar Rp66.250 per kilogram.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung tercatat Rp48.500 per kilogram, ikan tongkol Rp42.000 per kilogram, dan ikan mas Rp35.000 per kilogram. Adapun kentang dijual Rp17.083 per kilogram, tepung terigu Rp13.778 per kilogram, serta mi instan Rp3.000 per bungkus.
Disdagin Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan harga bapokting secara berkala untuk menjaga stabilitas pangan dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman. ida







