SUKABUMI, HR — Forum RT/RW Kota Sukabumi memastikan aksi damai yang akan digelar pada 2 Juni 2026 bertujuan menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih baik dengan Pemerintah Kota Sukabumi.
Koordinator Forum RT/RW Kota Sukabumi, Arif Rachman, mengatakan panitia terus mematangkan persiapan kegiatan, mulai dari pendataan peserta hingga pembentukan posko logistik. Forum memperkirakan sebanyak 2.000 hingga 3.000 peserta akan mengikuti aksi tersebut.
“Aksi ini bertujuan menyampaikan aspirasi secara damai. Kami berharap pemerintah membuka ruang dialog agar berbagai persoalan yang menjadi perhatian RT dan RW dapat dibahas bersama,” ujar Arif, Minggu (31/5/2026).
Dalam aksi tersebut, Forum RT/RW akan menyampaikan lima tuntutan utama kepada Pemerintah Kota Sukabumi. Tuntutan itu meliputi keberlanjutan Program P2RW setiap tahun, kepastian penyaluran insentif RT/RW tepat waktu, transparansi pengelolaan dana abadi, penjelasan rinci terkait kebijakan dana abadi, serta peningkatan komunikasi antara pemerintah daerah dan pengurus RT/RW.
Arif berharap Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dapat hadir langsung untuk mendengarkan aspirasi peserta. Menurutnya, dialog terbuka menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menegaskan Forum RT/RW merupakan organisasi independen yang tidak memiliki kepentingan politik. Menurutnya, aksi damai tersebut lahir dari kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban dan kondusivitas agar aksi ini menjadi sarana penyampaian aspirasi yang santun dan bermartabat demi kemajuan Kota Sukabumi,” tegasnya.
Forum RT/RW berharap aksi damai tersebut dapat menghasilkan komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan para pengurus RT/RW, sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konstruktif demi pembangunan Kota Sukabumi. ida







