LANDAK, HR — Permasalahan yang sempat terjadi antara pelanggan listrik atas nama keluarga almarhum Adil yang saat ini ditempati putrinya, Ibu Yeni, dengan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ngabang, akhirnya selesai melalui musyawarah dan komunikasi yang baik.
Penyelesaian tersebut dilakukan melalui pertemuan langsung antara pihak PLN ULP Ngabang dan Ibu Yeni. Dari hasil komunikasi tersebut, kedua belah pihak sepakat bahwa persoalan yang terjadi sebelumnya disebabkan oleh miskomunikasi di lapangan.
Pimpinan PLN ULP Ngabang, Reza, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Landak, khususnya dalam bidang kelistrikan dan penerangan.
Reza menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila terdapat kekeliruan atau kelalaian dalam pelayanan yang diberikan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila terdapat kekeliruan atau kelalaian dalam pelayanan yang kami berikan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Landak,” ujarnya.
Menurut Reza, PLN selalu terbuka terhadap masukan, kritik, maupun pengaduan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin cepat, tepat, dan profesional.
Sementara itu, Ibu Yeni menyambut baik penyelesaian yang telah dilakukan. Ia berharap komunikasi antara pelanggan dan petugas di lapangan dapat terus ditingkatkan sehingga kesalahpahaman serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dengan terselesaikannya persoalan tersebut, hubungan baik antara PLN dan masyarakat diharapkan tetap terjaga. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pelanggan di Kabupaten Landak. lundak pakpahan






