LAMSEL, HR — Di tengah riuh suara mesin dan atraksi para drifter nasional dalam ajang Indonesian Drift Series Sumatra 2026, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyempatkan diri mengunjungi area tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Way Handak Expo, Kalianda, Minggu (24/5/2026).
Ia berkeliling area UMKM sambil berbelanja dan menyapa langsung para pelaku usaha lokal yang ikut meramaikan acara tersebut.
Kawasan Way Handak Expo yang biasanya tenang berubah menjadi pusat keramaian pecinta otomotif dari berbagai daerah. Di balik aksi drift di lintasan, aktivitas ekonomi masyarakat justru tumbuh di area UMKM yang dipadati pengunjung.
Dengan gaya santai, Bupati Radityo Egi Pratama berjalan menyusuri satu per satu lapak pedagang. Ia berhenti di beberapa titik, berbincang dengan pedagang, dan mencicipi sejumlah produk kuliner lokal. Kehadirannya juga menarik perhatian warga yang antusias meminta foto bersama.
“Gimana, seru nggak acaranya? Ramai ya hari ini?” ujar Egi kepada salah satu pengunjung di area kuliner.
Sapaan tersebut disambut hangat oleh masyarakat yang menikmati suasana acara dan keramaian yang tercipta.
Egi menegaskan bahwa penyelenggaraan event berskala nasional seperti IDS di Lampung Selatan tidak hanya berfokus pada hiburan otomotif, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kami ingin event seperti ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberi manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat Lampung Selatan,” ujarnya.
Ia menilai perputaran ekonomi dari puluhan tenant UMKM, mulai dari kuliner hingga kerajinan lokal, menjadi indikator penting keberhasilan sebuah event daerah.
Dampak positif tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran ajang otomotif ini berhasil menghidupkan kembali kawasan Way Handak Expo menjadi ruang publik yang produktif.
Rahmat (25), pengunjung asal Kecamatan Penengahan, mengaku bangga melihat Lampung Selatan mulai dikenal dalam kalender event nasional.
“Seru banget acaranya, ramai dan beda dari biasanya. Semoga event seperti ini sering diadakan di Lampung Selatan,” ujarnya.
Kebahagiaan juga dirasakan Abbad, bocah 11 tahun asal Kalianda, yang datang bersama keluarganya untuk melihat mobil-mobil drift secara langsung. Ia mengaku senang bisa berfoto dengan kendaraan yang selama ini hanya ia lihat di layar kaca.
“Senang, mobilnya keren-keren. Tadi juga foto sama Pak Bupati,” katanya sambil tersenyum.
Gelaran Indonesian Drift Series Sumatra 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara event olahraga otomotif dan penguatan UMKM mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil di Lampung Selatan. santi







