Lima Tahun Kepemimpinan Mardani H Maming Bersama H Difriadi Darjat

oleh -849 views

Diusianya ke-12 tahun, 8 April 2015, Kabupaten Tanah Bumbu menorehkan sejarah baru tentang realisasi pembangunan secara menyeluruh di bawah kepemimpinan Mardani H Maming bersama H Difriadi Darjat.

Sejak lima tahun terakhir pasca dilantiknya Mardani H Maming dan H Difriadi Darjat sebagai Bupati dan wakil Bupati oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Ruddy Ariffin pada Senin, 20 September 2010 di Gedung Mahligai Bersujud, Kapet Batulicin, masyarakat menikmati pembangunan itu.

Mulai 2010, APBD Tanbu Rp628.574.142.719,52, dua tahun kemudian naik menjadi Rp1.077.624.762.568,13. Dan 2015, naik lagi Rp1.295.333.685.833,00.

Meningkatnya APBD, juga diikuti naiknya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada 2010, PAD mencapai Rp24.093.777.201,52. Pada 2014 naik Rp84.464.250.169,63, dan 2015 menjadi Rp117.751.306.727,41.

Pemerataan Pembangunan Desa

Lahirnya Program Satu Milyar Satu Desa dilatar belakangi oleh keinginan Bupati Mardani H Maming agar ada pemerataan pembangunan di pedesaan. Pada 28 Januari 2015, Pemkab melaunching program tersebut yang dananya bersumber APBD sebesar Rp144 M.

Sekitar 144 desa akan mendapat alokasi dana Rp1 miliar. Dengan dana itu, pemdes bersama warga diberi keleluasaan membangun desanya sesuai skala prioritas masyarakat.

KASPIN

Program KASPIN yang digagas pemerintah daerah sejak 2012, banyak membawa manfaat di masyarakat khususnya di bidang pendidikan. Dibuktikan dengan turunnya angka putus sekolah dan bertambahnya jumlah warga melek huruf.

Demi mendorong suksesnya pelaksanaan program tersebut di 2015, Pemkab telah menganggarkan dana Rp1.127.600.000.
Sedangkan jumlah warga buta aksara atau buta huruf, berdasarkan hasil evaluasi tingkat Prov Kalsel di Tanbu pada 2010 sebanyak 12.355 orang. Dan di awal 2015 turun menjadi 4.575 orang.

                                                                                                    Kesehatan Gratis

Program layanan kesehatan secara gratis diberlakukan melalui seluruh Puskesmas dan instansi RSUD dr Andi Abdurrahman Noor.

Anggaran kesehatan gratis yang dialokasikan pemerintah daerah melalui APBD tahun anggaran 2011 mencapai Rp2.755.382.668. 2012 naik Rp3.647.696.420; 2013 sebesar Rp16.351.423.269; 2014 sebesar Rp23.873.336.954; dan 2015 kembali naik menjadi Rp31.296.689.030.

                                                                                            Bangun Infrastruktur

Sadar pentingnya kebutuhan infrastruktur, pemerintah berkomitmen untuk lebih meningkatkan kualitas jalan kabupaten, baik yang berupa jalan penghubung antar kecamatan, antar desa dan kelurahan hingga jalan lingkungan dengan harapan dapat memberi dampak positif terhadap meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar.

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), panjang jalan seluruhnya mencapai 1356,08 km. Sedangkan panjang jalan yang menjadi tanggung jawab Kabupaten yaitu 784 km.

Cita-cita pemerintah daerah tersebut telah tertuang dalam Visi dan Misi “Terwujudnya Kabupaten Tanah Bumbu Sebagai Pusat Pelabuhan, Perdagangan dan Pariwisata Terdepan di Kalimantan Berbasis Ekonomi Kerakyatan Menuju Tanah Bumbu Yang Maju, Unggul, Mandiri, Sejahtera, Aman, Religius, dan Berakhlak Mulia Serta Berintelektualitas Tinggi”

Sektor Pangan

Seiring meningkatnya pembangunan infrastruktur jalan juga semakin mempermudah masyarakat petani untuk memasarkan hasil panen ke sejumlah pusat perkotaan.

Jumlah bantuan Alsintan berupa traktor yang tersalurkan ke petani sejak tahun 2011 sampai tahun 2014 sudah sebanyak 550 unit yang tersalurkan. Yaitu tahun 2011 ada sebanyak 71 unit, tahun 2012 sebanyak 41 unit, 2013 sebanyak 288 unit, dan tahun 2014 sebanyak 150 unit.

Hasil produksi petani membuahkan hasil menggembirakan. Mulai 2010 jumlah produksi petani mencapai 92.732 ton Gabah Kering Giling (GKG); tahun 2013 naik menjadi 99.525 ton GKG; dan akhir 2014 naik kembali menjadi 101.231 ton GKG. Dengan luas tanam 30.000 ha jumlah produksi tahun ini ditargetkan mencapai 130.950 ton GKG.

Sektor Perkebunan

Secara kesinambungan, Bupati Tanah Bumbu, menggulirkan kebijakan strategis di bidang perkebunan. Penyaluran bantuan bibit karet dan bibit kelapa sawit secara bertahap dilakukan demi mendorong peningkatan produksi sektor perkebunan itu.

Termasuk juga penyaluran jenis bantuan lain seperti Saprodi berupa pupuk dan herbisida, serta pelatihan dan penyuluhan terhadap kelompok tani.

Penyaluran bantuan bibit karet tahun 2013 mencapai 250.000 batang. Sedangkan bibit kelapa sawit sebanyak 70.000 batang. Selanjutnya 2014 pemerintah menyalurkan bantuan bibit karet 140 batang, dan bibit kelapa sawit 500 batang.
Jumlah produksi petani karet pada tahun 2010 mencapai 6.530,83 ton. Tiga tahun kemudian, tepatnya akhir 2013 naik menjadi 17.031,2 ton.

Untuk jumlah produksi hasil kebun kelapa sawit tahun 2010 mencapai 241.948,5 ton. Berlanjut di tahun 2011 menjadi 391.268,0 ton, dan akhir 2014 naik menjadi 410.358,5 ton.

Demi memaksimalkan kesejahteran para petani khususnya di sektor perkebunan, pemerintah daerah saat ini membuat terobosan dengan membangun perusahaan pengolahan karet, PT Nusantara Batulicin dan perusahaan pengolahan kelapa sawit, PT Batulicin Agro Sentosa (BAS).

                                                                                                    Sektor Pariwisata

Dari sekian banyak objek wisata yang ada di Tanbu, yang menjadi ikon pemerintah daerah yaitu Objek Wisata Pantai Angsana dengan terumbu karangnya dan objek wisata pantai pagatan dengan Mappanretasinya atau pesta laut.

Pembangunan sektor pariwisata, kedepanya diharapkan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tahun 2015, pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata telah menganggarkan kembali dana sebesar Rp1.770.000.000 untuk membangun objek wisata pantai dan objek wisata religius.
Kemudian 2016 Pemkab berencana menganggarkan dana Rp15.978.000.000 untuk menuntaskan sarana dan prasarana objek wisata pantai wisata religius, wisata alam, dan kios souvenir khususnya dikawasan wisata di pantai Angsana, Kec Angsana.

Selain pantai Angsana dan Pantai Pagatan, destinasi wisata unggulan lainnya yang cukup terkenal di Tanbu adalah tempat wisata religius makam Mufti H.M. Arsyad atau Kubah Pagatan di Kec Kusan Hilir.

Selain itu ada Wisata Wahana Batu Buaya di Desa Sei Cuka Kec Satui dan Wisata Alam Goa Liang Bangkai di Kec Mantewe.

                                                                                             Perikanan Meningkat

Kab Tanbu juga memiliki potensi sumber daya laut dan perikanan yang cukup besar. Hasil tangkapan nelayan terus mengalami peningkatan yang jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan jumlah kebutuhan konsumsi ikan masyarakat keseluruhan per tahun.

Pada 2010, jumlah produksi nelayan di Kabupaten Tanah Bumbu mencapai 20.110,71 ton. Menginjak 2013 naik menjadi 43.158,37 ton dan di akhir 2014 menjadi 46.500 ton.

Melihat besarnya produksi hasil perikanan, tidak sedikit nelayan yang kini mampu menjual ikan hingga ke daerah lain. Hasil tangkapan nelayan di Kab Tanbu juga sudah terbukti lulus uji Laboratorium Dinas Perikanan Prov Kalsel bahwa tidak mengandung formalin atau bebas dari kandungan zat kimia berbahaya lainnya. ■ am/adv

Loading...

Prestasi dan Penghargaan
1. Penghargaan Innovative Government Award Tahun 2011 Dari Mendagri H Gamawan Fauzi
2. Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2012 dari Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi
3. Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2013 dari Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi
4. Penghargaan e-Procurement Award 2013 Kategori Komitmen Pencapaian Inpres No 1 tahun 2013 oleh LKPP
5. Penghargaan Keberhasilan Menyusun dan Menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2013 Dengan Capaian Standart Tertinggi dalam Akutansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah dari Menkeu
6. Penghargaan Pembina Terbaik Nasional PNPM Mandiri Perdesaan Kategori Perencanaan Pembangunan Desa (PPD) Aspek Tata Kelola Desa Tahun 2014 dari Mendagri
7. Penghargaan dari Presiden RI karena berhasil meningkatkan Produksi Beras diatas 5 Persen pada tahun 2012, Prestasi Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Terbaik di Prov Kalsel dan Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun 2013
8. Penghargaan Terbaik Pertama Lomba HATINYA PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) Tingkat Nasional Tahun 2013
9. Penghargaan Destika Award Tahun 2014 Kategori Website Desa Terbaik dan Kategori Website Desa Terbanyak Tingkat Nasional
10. Juara Umum MTQ Nasional XXVI Tingkat Prov Kalsel Tahun 2012
11. Penghargaan Jaminan Sosial Award Bidang Ketenagakerjaan Tahun 2014 dari Pemprov Kalsel

Tinggalkan Balasan