DPRD dan Wali Kota Pagar Alam Sepakati Raperda LPP APBD 2025

PAGAR ALAM, HR — Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, menghadiri Rapat Paripurna VI Sidang ke-5 DPRD Kota Pagar Alam dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus), pendapat akhir fraksi-fraksi, serta penandatanganan keputusan bersama terhadap Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, Kamis (9/7/2026), dan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Pagar Alam, Hj. Dessy Siska. Seluruh anggota DPRD turut mengikuti rapat tersebut.

Perwakilan Panitia Khusus, Rolli Apriyanto, menyampaikan laporan hasil pembahasan Pansus I, II, dan III. Dalam laporannya, Pansus menyetujui Raperda LPP APBD Kota Pagar Alam Tahun Anggaran 2025 dengan sejumlah catatan sebagai bahan penyempurnaan.

Baca juga:  Wali Kota Pagar Alam Rapat dengan Pertamina, Bahas Kelangkaan LPG 3 Kg

Rapat kemudian berlanjut dengan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi. Fraksi NasDem diwakili M. Fatih Atallah, Fraksi Gerindra oleh Triyogi Marco Saputra, Fraksi Demokrat oleh Hendro, Fraksi PDI Perjuangan oleh Ahmad Akbar, Fraksi Golkar oleh Etal Pargas, serta Fraksi PKB oleh Gentar Susanto.

Setelah seluruh fraksi menyampaikan pandangan akhir dan menyetujui Raperda, DPRD bersama Wali Kota Pagar Alam menandatangani keputusan bersama sebagai tanda persetujuan.

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Ludi Oliansyah mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah menyelesaikan pembahasan Raperda dalam waktu relatif singkat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua, Wakil Ketua, serta seluruh anggota DPRD Kota Pagar Alam yang telah bekerja keras hingga pembahasan Raperda LPP APBD Tahun Anggaran 2025 dapat diselesaikan dan disetujui bersama,” ujar Ludi.

Baca juga:  Wali Kota Ludi Oliansyah Pimpin Apel dan Peringatan Harganas 2026

Menurutnya, berbagai saran, masukan, dan rekomendasi dari DPRD akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota juga menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Pagar Alam yang lebih baik dan berkelanjutan. jauhari gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *