Rehab RSUD Ciereng Sarat Penyimpangan

oleh -192 views
SUBANG, HR – Rehab gedung RSUD Ciereng, Subang diduga sarat penyimpangan dan tidak memenuhi syarat ketentuan yang benar secara fisik dalam pembangunannya.
Dari pengamatan HR di lapangan menunjukan, pembangunan RSUD Kab. Subang dilakukan seiring dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.
Tentu saja, pembangunan fisik gedung rumah sakit tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi sangat disayangkan pembangunan ruang-ruang yang secara bertahap dibangun itu, terlihat dibangun secara asal-asalan.
Kesan asal-asalan dan tidak mengindahkan prosedur yang benar dalam pelaksanaannya terlihat dari bocor rembesan air di sejumlah ruang. Belum lagi pembangunan ruangan poly anak yang saat ini sedang berjalan sehingga pelayanan kepada pengunjung jadi terganggu.
Para karyawan di RSUD berharap pihak pejabat pembuat komitmen (PPK) tidak lepas tangan dan membiarkan kegiatan proyek seperti apa adanya.
Pimpinan proyek dari pihak RSUD Subang, Ana Juana ketika dikonfirmasi tidak pernah terlihat di lokasi tugasnya, sehingga kita tidak bisa mengkonfirmasi kepada siapa kegiatan proyek itu. Ini tentu menguatkan dugaan adanya penyimpangan proyek demi proyek di RSUD tersebut.
Disisi lain proyek tersebut tentu membuat pengunjung risih dari hemburan debu puing puing bangunan yang mencemarkan udara. Sebagaimana dikatakan pengunjung atau keluarga pasien, mereka sangat terganggu dengan debu bangunan yang dirubuhkan itu dan seharusnya pihak RSUD menyediakan masker kepada para pasien untuk melindungi masyarakat yang besuk dan yang berobat ke RSUD.
Atau, setidaknya, menginformasikan melalui mikrofon permohonan maaf apabila pasien dan keluarga pasien dan yang besuk terganggu akibat dari kegiatan pembangunan tersebut.
Ayung panggilan akrab Ana Juana sebagai pimpinan proyek tidak pernah ada di tempat. Informasi beredar menyebutkan kalau Ayung sering bertandang ke rumah istri keduanya di Desa Gembor, Kecamatan Pagaden.
Dari pembangunan ruangan tahap demi tahap ini patut dicurigai banyak penyimpangan, dan untuk itu pihak aparat hukum harus segera memeriksa atau mengangkat kasus penyimpangan pembangunan RSUD Subang ini. ■ tim

Tinggalkan Balasan