Rahasia Pantai Bajul Mati Dikuak Tim Zenius UM !

Rahasia Pantai Bajul Mati Dikuak Tim Zenius UM !

Harapan Rakyat – Salah satu pantai di kota Malang adalah Pantai Bajul Mati yang terletak di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memiliki kekhasan tersendiri yaitu pasir berwarna hitam dengan kilau putih. Warna pasir yang berbeda dari warna pasir pantai yang lain mengindikasikan terdapat mineral-mineral yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Hal ini membuat Tim Zenius dari Universitas Negeri Malang, yaitu Dinar Rachmadika, Muhammad Roy Asrori dan Yana Fajar Prakasa, berinisiatif untuk meneliti kandungan pasir Pantai Bajul Mati. “Selama ini pasir pantai hanya sebagai penghias akuarium, sehingga nilai ekonomisnya masih rendah. Selain itu, jarang ada riset untuk pengembangan lebih lanjut mengenai pasir pantai.”, kata Dinar selaku ketua tim riset.

Sampel pasir diambil dengan gayung khusus pengambil pasir agar tidak terkontaminasi oleh bahan-bahan yang lain. Sampling dilakukan pada 8 titik yang mencakup keseluruhan pantai, sehingga mewakili populasi pasir pantai tersebut. Kemudian sampel dihaluskan dan dianalisis menggunakan XRD (X-Ray Diffraction) dan XRF (X-Ray Fluoroscene) untuk mengetahui kandungan mineral dalam pasir.

Kandungan pasir Pantai Bajul Mati adalah Si (31,0%); K (0,77%); Ca (45,3%); Ti (1,41%); V (0,083%); Cr (0,097%); Mn (0,43%); Fe (19,0%); Cu (0,1%); Sr (1,8%); dan Eu(0,1%). Mineral seperti Si (read: silika) menjadi minat tersendiri bagi peneliti. Silika dapat dimurnikan sehingga menghasilkan silika murni yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat semen dan katalis. Silika yang dimurnikan dengan metode yang ramah lingkungan, kemudian digunakan untuk membuat zeolit yang nantinya berfungsi sebagai katalis pada hidrolisis selulosa. Hidrolisis selulosa akan dihasilkan glukosa menjadi bioetanol. Perlu diketahui bahwa bioetanol adalah energi terbarukan yang dapat menggantikan bahan bakar fosil yang diperkirakan segera habis, sehingga diharapkan bioetanol dapat menjawab permasalahan bahan bakar fosil tersebut.

Tim Zenius berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang penelitian eksakta tahun 2019. Tim ini berharap dengan adanya dukungan serta masukan dari berbagai pihak, mereka dapat maju pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 yang akan diselenggarakan di Bali bulan Agustus mendatang.

Penulis: Yana Fajar Prakasa

Loading...

TIM ZENIUS PKM:
Dinar Rachmadika Baharintasari, Mahasiswa Kimia UM
Muhammad Roy Asrori, Mahasiswa Kimia UM
Yana Fajar Prakasa, Mahasiswa Kimia UM

Tinggalkan Balasan