Tim Wantanas Serap Aspirasi Terkait Bidang Pertahanan Negara di Perbatasan

Pertemuan Letkol Laut Sessa Sugaluh dengan Abdul Hamid Rizal.

NATUNA, HR – Letak kepulauan Natuna yang sangat strategis dan diberkahi limpahan kekayaan sumber daya alam memang patut disyukuri. Namun dibalik itu, tingkat kerawanan di kawasan tersebut juga harus ditanggapi serius oleh pemerintah RI.

Pasalnya, berbatasan langsung dengan sejumlah negara Asean, bukan hal yang mudah untuk menjaga pekarangan NKRI di beranda terdepan ini dari para penjarah asing.
Misalna saja, besarnya potensi kelautan dan perikanan di laut Natuna menyebabkan sering terjadi pelanggaran batas wilayah dan pencurian ikan yang tidak jarang mengancam jiwa para nelayan tempatan.

Bacaan Lainnya

Terlebih lagi belakangan muncul isu internasional terhadap pengakuan negara Cina atas perairan di di wilayah Kabupaten Natuna yang merupakan bagian dari wilayah kedaulatan NKRI.

Untuk itu dirasa perlu tindakan tegas melalui upaya penjaga batas wilayah melalui pembangunan bidang pertahanan sebagai basis kekuatan militer yang dipusatkan di wilayah Kabupaten Natuna.
Melalui kegiatan Focus group discussion(FGD) Penelitian dan Pengembangan Penataan Wilayah Pertahanan untuk mendukung Operasi gabungan TNI di Wilayah Indonesia Barat yang diselenggarakan oleh tim dari Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas), Selasa(13/3).

Ketua Penelitian dan Pengembangan Wantanas, Letkol Laut Sessa Sugaluh menyampaikan, bahwa tujuan diadakan kegiatan ini adalah mengumpulkan informasi dan menyerap aspirasi bagi pertimbangan program kerja bidang pertahanan negara yang akan diterapkan di Kabupaten Natuna.

Menurut Sessa, Tata wilayah pertahanan yang baik akan memberikan pengaruh positif bagi peningkatan perekonomian wilayah, selain tujuan utama keberadaan pangkalan kekuatan militer negara yang tidak lain untuk menjaga keutuhan, keselamatan dan kedaulatan NKRI khususnya di Wilayah Natuna dan 5 wilayah pertahanan lain.

Harapan Sessa, melalui kegiatan ini akan terwujud koordinasi dan sinergitas terhadap pemahaman penataan wilayah yang sama dengan tetap mengakomodasi berbagai kepentingan secara bijak dan tepat.

Karena dinilainya penataan wilayah pertahanan yang baik akan meningkatkan kemampuan perekonomian dan daya tangkal masyarakat Kabupaten Natuna terhadap berbagai ancaman dan tantangan kedepan.

Loading…

Sementara itu Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, dalam paparannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Wantanas di Kabupaten Natuna, dengan harapan informasi yang berhasil dirangkum selama kunjungan kerja kali ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi menetapkan program strategis untuk memperkuat sektor pertahanan di wilayah Natuna. fian

Tinggalkan Balasan