Seminar Menjelang HUT Takalar Ke – 59 Tahun

oleh -49 views

TAKALAR, HR – Sebuah gerakan baru di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kabupaten Takalar yang jatuh pada 10 Februari 2019.

Bupati Takalar, Syamsari Kitta melakukan gerakan baru, yaitu peringatan HUT Takalar tidak lagi hanya dirayakan melalui seremoni upacara, tetapi juga dengan berbagai kegiatan lain yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

Kegiatan-kegiatan bermanfaat yang dilaksanakan, antara lain seminar dengan tema “Abrasi Mengancam Kehidupan Makhluk Hidup”, mengadakan nikah massal gratis, penanaman pohon khususnya di wilayah yang terkena abrasi, serta mengundang 1000 rumah tangga miskin untuk di berikan bantuan.

“Peringatan hari jadi kali ini harus ada nilai, harus ada tambahan pencerahan, ada ilmu pada setiap momen,” kata Syamsari, saat memberikan kata sambutan pada Seminar Sehari tentang Lingkungan Hidup, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Kamis, 07 Februari 2019.

Seminar dengan tema “Abrasi Mengancam Kehidupan Makhluk Hidup”, katanya tentu ada kaitannya dengan Gerakan Pencanangan Penanaman Setuja Pohon yang ramah lingkungan sampai ke desa-desa, ramah lingkungan yang berbasis pada desa untuk menghijaukan desa.

“Sekarang ini di Laikang sudah masif di lakukan penanaman pohon. Baru-baru ini kami ke Laikang, di sana sudah gencar masyarakat menanam pohon kelor. Saya bilang tanaman kelor banyak manfaatnya, bisa peningkatan pendapatan masyarakat, kelor juga bisa menjadi obat memperlancar pencernaan dan pada ibu menyusui,” ungkap Syamsari.

Di Pulau Jawa, lanjutnya, sayuran kelor sudah menjadi minuman seperti teh, yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.

“Oleh karena itu, mari kita melakukan gerakan baru, mengubah pola pikir peringatan hari jadi Takalar, kali ini dari kebiasaan seremonial menjadi kegiatan produktif,” ajak Syamsari.

Hal yang sama di kemukakan Ketua Panitia HUT ke-59 Kabupaten Takalar, Hasbi S SPt, dalam laporannya pada acara pembukaan seminar.

“Pada peringatan hari jadi tahun ini, kami selaku panitia mencoba mengubah cara memperingati Hari Jadi Takalar menjadi gerakan baru. Antara lain mengundang 1000 rumah tangga miskin untuk diberikan bantuan tunai pada 11 Februari di Lapangan Makkatang Dg Sibali, pencanangan penanaman sejuta pohon. Dan kami juga mencoba mengidentifikasi isu-isu menarik untuk di diskusikan, termasuk melaksanakan seminar tentang lingkungan hidup dengan tema abrasi mengancam makhluk hidup,” papar Hasbi.

Kegiatan tersebut di hadiri seratusan peserta, terdiri atas unsur pejabat dan ASN (aparatur sipil negara), serta perwakilan berbagai instansi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan wartawan (media massa).  Kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *