TAPUT, HR — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memusatkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kecamatan Siborongborong. Ribuan siswa mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK mengikuti kegiatan yang berlangsung di halaman SD Swasta HKBP, Jalan Tugu, Kecamatan Siborongborong, Rabu (22/7/2026).
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Bonus Taripar Pasaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., hadir bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta para camat dan tenaga pendidik.
Mengusung tema “Suara Anak Membangun Bangsa”, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan generasi anak Indonesia yang hebat, sehat, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Bupati Bonus Hutabarat menegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama dalam tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang tanpa diskriminasi.
Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak agar proses tumbuh kembang berlangsung secara optimal.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bonus Hutabarat juga menjelaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi bagian dari implementasi Program Berlian yang berfokus pada peningkatan kualitas tumbuh kembang anak.
Ia menegaskan bahwa pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah bukan berarti melarang pemanfaatan teknologi. Kebijakan itu bertujuan menciptakan keseimbangan antara penggunaan teknologi dengan aktivitas belajar dan bermain secara langsung.
“Permainan langsung dan interaksi antar sesama merupakan cara terbaik bagi anak untuk belajar. Pembatasan penggunaan gawai di sekolah bukan larangan mutlak, tetapi upaya agar anak lebih banyak berinteraksi secara nyata,” ujar Bonus Hutabarat.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap kolaborasi seluruh pihak semakin kuat dalam memenuhi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung tumbuh kembang anak melalui kebiasaan belajar dan bermain yang sehat.
“Mari bergandengan tangan. Pastikan setiap anak tumbuh setara, berkembang secara utuh, dan meraih masa depan yang lebih gemilang,” tutupnya. jefri.ls






