MAJALENGKA, HR — Pemerintah Kabupaten Majalengka mengalokasikan anggaran sebesar Rp143 miliar untuk memperbaiki 284 titik jalan dan jembatan pada tahun anggaran 2026.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Ada 284 titik jalan dan jembatan yang akan diperbaiki tahun ini. Prosesnya bertahap dengan target selesai hingga akhir tahun,” ujar Eman, Jumat (24/4/2026).
Ia menegaskan bahwa sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas, meskipun pemerintah daerah menerapkan efisiensi anggaran.
“Di tengah efisiensi, kami tetap memprioritaskan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat, terutama jalan yang rusak dan mengganggu aktivitas,” katanya.
Menurutnya, keterbatasan anggaran dan tahapan administratif menjadi alasan perbaikan tidak dapat dilakukan sekaligus. Namun, pemerintah tetap memprioritaskan titik-titik yang dinilai krusial.
Sejumlah ruas jalan yang masuk prioritas antara lain Babajurang–Jatitujuh, Majalengka–Dawuan, Balida–Panongan, Ranji–Sukaraja Kulon, Sangiang–Banjaran, Campaga–Talaga–Sukamantri, serta wilayah Bantarujeg.
Selain itu, peningkatan jalan Tonjong–Jatiwangi juga mendapat dukungan dana provinsi sebesar Rp12 miliar serta dana pendamping dari kabupaten sebesar Rp3 miliar.
Menanggapi keluhan masyarakat di media sosial terkait kondisi jalan, Bupati meminta warga bersabar karena proses perbaikan harus melalui tahapan administrasi dan penganggaran.
“Pemerintah tidak diam. Kami juga berupaya mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi untuk mempercepat pembangunan,” ujarnya.
Sejumlah warga menyambut positif rencana tersebut. Asep (45), warga Sukaraja, berharap perbaikan segera terealisasi.
“Jalan rusak sudah cukup mengganggu aktivitas, terutama bagi pekerja harian,” katanya.
Sementara itu, Siti (38) berharap kualitas pembangunan diperhatikan agar jalan tidak cepat rusak kembali.
“Harapannya kualitasnya bagus, jadi tidak sering diperbaiki ulang,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Majalengka. lintong








