Ketua DPRD Jabar: Daerah Maju Jadi Fondasi Indonesia Maju

BALI, HR — Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), Buky Wibawa Karya Guna, menegaskan bahwa kemajuan daerah menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.

Pernyataan tersebut disampaikan Buky saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ADPSI di Provinsi Bali, Senin (29/6/2026).

Menurut Buky, keberhasilan pembangunan nasional tidak dapat dipisahkan dari kemajuan setiap daerah. Karena itu, DPRD Jawa Barat mendukung berbagai program prioritas pemerintah pusat, termasuk implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dengan tetap menyesuaikan pelaksanaannya terhadap karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Kalau daerah makmur, Indonesia akan makmur. Daerah maju, Indonesia juga maju. Karena itu, kami mendukung penuh program prioritas Presiden agar dapat diterapkan secara efektif dan efisien di daerah,” ujarnya.

Baca juga:  Satlantas Polres Majalengka Tingkatkan Pelayanan Pembuatan SIM bagi Masyarakat

Buky mengakui pemerintah daerah turut merasakan dampak pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Namun, menurutnya kondisi tersebut tidak boleh menghambat pembangunan daerah.

Ia menilai keterbatasan fiskal justru menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk lebih kreatif menggali potensi pendapatan dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

Buky menjelaskan, salah satu langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah ialah mendata kembali aset-aset yang belum dimanfaatkan secara optimal agar mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, selaku tuan rumah Rakernas ADPSI, mengapresiasi kehadiran lebih dari 240 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurutnya, Rakernas ADPSI menjadi momentum memperkuat sinergi antardaerah sekaligus membahas berbagai isu strategis nasional, terutama terkait kebijakan fiskal antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca juga:  Bupati Gowa Hadiri Pelantikan SAPMA PP, Dorong Kontribusi Pemuda untuk Daerah

Ia menjelaskan, Provinsi Bali memiliki karakteristik yang berbeda karena sektor pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Pariwisata menjadi penyumbang devisa yang sangat besar bagi Indonesia, sekitar Rp160 hingga Rp170 triliun per tahun. Karena itu, kami berharap kebijakan fiskal dari pemerintah pusat memberikan perhatian yang proporsional terhadap daerah yang mengandalkan sektor pariwisata,” katanya.

Dewa Made Mahayadnya menambahkan, Rakernas ADPSI juga menjadi forum strategis bagi DPRD se-Indonesia untuk menyampaikan aspirasi daerah sekaligus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program prioritas nasional. horaz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *