CIREBON, HR — DPRD Provinsi Jawa Barat menilai Kota Cirebon memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat sejarah dan kebudayaan yang tetap menjaga warisan leluhur hingga saat ini. Keberadaan empat kesultanan dinilai menjadi bukti penting perjalanan sejarah dan peradaban yang harus terus dilestarikan.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangka Hari Jadi Kota Cirebon ke-599, Selasa (16/6/2026).
“Selamat Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, DPRD Kota Cirebon, dan seluruh masyarakat Kota Cirebon. Ini adalah usia yang sangat matang dan menunjukkan betapa besar peran Cirebon dalam sejarah Jawa Barat. Keberadaan empat kesultanan menjadi bukti perjalanan panjang peradaban yang hingga kini masih terjaga,” ujarnya.
Daddy menyampaikan bahwa usia hampir enam abad menjadi bukti panjangnya perjalanan sejarah Kota Cirebon serta kontribusinya terhadap perkembangan peradaban di Jawa Barat maupun Indonesia.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan XII Kabupaten/Kota Cirebon, ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan sekaligus pelestarian kawasan bersejarah di Cirebon.
Menurutnya, komitmen tersebut terlihat melalui berbagai program penataan yang telah dilaksanakan, seperti revitalisasi kawasan Alun-Alun Kasepuhan, penataan Alun-Alun Masjid Agung At-Taqwa, hingga renovasi Gedung Negara Cirebon.
“Pak Gubernur juga telah menyampaikan komitmennya untuk menata berbagai peninggalan sejarah yang menjadi identitas Cirebon. Berbagai penataan yang sudah dilakukan menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung kemajuan dan pelestarian warisan budaya di Cirebon,” katanya.
Daddy menilai tema Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini, Manunggal Winangun Caruban, memiliki makna yang sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.
Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan kesamaan visi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.
“Tema ini mengajarkan bahwa membangun Cirebon tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ketika seluruh stakeholder bersatu, maka kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah diwujudkan,” ungkapnya.
Ia berharap momentum Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 dapat semakin memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah. Dengan kekayaan sejarah, budaya, dan berbagai potensi yang dimiliki, Cirebon diyakini mampu terus berkembang menjadi kota yang maju, berdaya saing, dan tetap menjaga identitas budayanya.
“Saya yakin dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, Cirebon akan semakin maju, sejahtera, dan menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” pungkasnya. horaz







