Belum Ditangkap Kepolisian, Guru SMPN 264 Jakbar Sesalkan Oknum LSM Pencuri Ponsel

Ilustrasi
JAKARTA, HR – Hampir kebanyakan guru–guru dan Kepala Sekolah (Kepsek) di Jakarta Barat resah, takut dan khawatir oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan LSM tertentu.
Oknum tersebut melakukan perbuatan yang tidak pantas yaitu dengan mengambil telephon genggam/Ponsel di sekolah. Belum lama ini telah terjadi kasus serupa di SMPN 264 Jakarta Barat.
Salah seorang guru menceritakan kepada HR kronologi bagaimana asal mulanya kejadian dan bagaimana tingkah laku oknum LSM yang tidak bertanggung jawab itu dan dibuktikan dengan adanya CCTV di sekolah tersebut.
Ia mengatakan sungguh memalukan seorang oknum LSM yang datang ke sekolah kok mengambil HP yang berada di ruang TU (Tata Usaha). Selamet yang merasa kehilangan ponsel menyayangkan kejadian tersebut.
Atas kejadian tersebut, pihaknya melalui Satar selaku guru di sekolah melaporkan kejadian itu kepada pihak yang berwajib (kepolisian), tapi sungguh disesalkan sampai saat ini oknum LSM tersebut masih saja berkeliaran.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta belum lama ini menemukan keberadaan lembaga–lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang dilaporkan sering melakukan intimidasi kepada sejumlah Kepala Sekolah di beberapa wilayah Jakarta.
Kedepan Pemprov DKI akan mengumpulkan perwakilan-perwakilan dari sekitar 300 LSM yang ada di Jakarta untuk melakukan pembinaan-pembinaan untuk semakin memberikan penegasan kepada mereka terkait fungsi LSM dalam kehidupan bermasyarakat sesuai Undang-Undang No 7 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.
“Fungsi LSM itu adalah menjadi agen pembangunan memberikan informasi dan melakukan program–program pemerintah, ini sudah di luar undang–undang, LSM itu tidak sama seperti fungsi pers,” ujar Taufan Plt Kesbangpol DKI. ■ jm

Tinggalkan Balasan