Truk Diduga Angkut Ekskavator ke PT GSK Kembali Lewat, Jalan Pahauman–Saham Disorot

LANDAK, HR – Persoalan lalu lintas kendaraan berat di ruas Jalan Pahauman–Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, kembali mencuat. Truk yang diduga membawa alat berat untuk kegiatan pengerukan di area PT Gemilang Sawit Kencana (GSK) kembali melintas pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 00.44 WIB.

Peristiwa tersebut terekam dalam video di sekitar lokasi. Truk membawa ekskavator yang diduga memiliki bobot lebih dari 20 ton.

Kemunculan kembali kendaraan bertonase besar itu menambah panjang sorotan terhadap kondisi Jalan Pahauman–Saham. Selama sekitar dua tahun, masyarakat terus mempertanyakan lalu lintas kendaraan berat yang mereka nilai berpotensi memperparah kerusakan jalan.

Harapan Rakyat sedikitnya telah memberitakan persoalan tersebut sebanyak 15 kali. Namun, aktivitas kendaraan berat di ruas tersebut masih kembali terlihat.

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Selain kondisi jalan yang semakin rusak, salah satu jembatan di jalur Pahauman–Saham sebelumnya juga pernah roboh.

WhatsApp Image 2026 08 15 at 11.37.14
kerusakan jalan semakin parah

Di tengah kondisi tersebut, kendaraan yang diduga mengangkut alat berat dengan bobot lebih dari 20 ton kembali menggunakan ruas jalan tersebut. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan, kapasitas jalan, serta tanggung jawab pihak-pihak yang menggunakan jalur tersebut untuk aktivitas kendaraan berat.

Harapan Rakyat telah melayangkan surat konfirmasi dan permohonan tindak lanjut kepada Bupati Landak, Dinas Perhubungan, serta Dinas PUPR Kabupaten Landak. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Harapan Rakyat di lapangan, seorang karyawan yang dikenal dengan nama Pak Iyot menyebut alat berat tersebut akan digunakan untuk kegiatan pengerukan di area PT GSK.

Jika informasi tersebut benar, publik tentu berhak mengetahui tujuan pengerukan, lokasi kegiatan, dasar pelaksanaan pekerjaan, serta bagaimana perusahaan memastikan aktivitas kendaraan berat tidak semakin membebani Jalan Pahauman–Saham.

Harapan Rakyat akan kembali melayangkan surat konfirmasi kepada manajemen PT GSK untuk meminta penjelasan mengenai kegiatan pengerukan, penggunaan kendaraan berat, serta langkah perusahaan dalam mengantisipasi dampak terhadap kondisi jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT GSK belum memberikan klarifikasi resmi terkait aktivitas tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *