Reses di SMKN 1 Payung, DPRD Babel Serap Aspirasi Pendidikan

BANGKA SELATAN, HR — Tiga anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bangka Selatan menggelar reses gabungan di SMK Negeri 1 Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang II Tahun 2026. Ketiga anggota DPRD Babel yang hadir yakni H. Jamro dari PDI Perjuangan, Musani dari PKS, dan Warkamni dari PPP.

Anggota DPRD Babel Musani mengatakan reses menjadi bagian penting dari tugas wakil rakyat. Melalui kegiatan tersebut, DPRD dapat menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian dibahas dan diperjuangkan.

“Reses ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat untuk dibahas dan diusulkan serta diproses di DPRD. Skala prioritas terutama terkait bidang pendidikan,” ujar Musani.

Menurut Musani, setiap daerah memiliki kebutuhan pembangunan yang berbeda. Karena itu, masukan masyarakat menjadi bahan bagi DPRD dalam memperjuangkan dukungan anggaran provinsi.IMG 20260913 WA0007

Dukungan tersebut nantinya dapat diarahkan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Selain pendidikan, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait sektor pertanian.

Salah satu usulan berkaitan dengan bantuan bibit sawit. Musani menjelaskan bahwa masyarakat perlu memiliki program atau kelompok tani yang jelas untuk mengajukan bantuan tersebut.

“Bagi masyarakat yang ingin mengajukan bibit sawit harus punya program tani, nanti Dinas Pertanian akan menindaklanjuti,” jelasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Babel Warkamni menyoroti peran generasi muda dalam pembangunan Bangka Belitung. Ia mengajak para siswa membangun karakter disiplin sejak dini.

“Ke depan untuk kemajuan Bangka Belitung adalah adik-adik sekalian. Makanya harus disiplin. Sikap disiplin harus ditanamkan dari sekarang,” kata Warkamni di hadapan para siswa.

Selain disiplin, Warkamni mengingatkan siswa agar menghormati guru dan memiliki mental yang kuat. Ia juga mendorong para pelajar untuk memiliki cita-cita tinggi.

Menurutnya, keberhasilan generasi muda tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik. Karakter dan semangat untuk terus berkembang juga menjadi faktor penting.

Warkamni turut mendorong siswa memanfaatkan berbagai peluang pendidikan. Salah satunya melalui program Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu.

Ia berharap program tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung.

Dalam kegiatan reses itu, seorang siswa juga menyampaikan aspirasi terkait pengembangan potensi pelajar. Ia menilai banyak siswa memiliki kemampuan dan kreativitas, tetapi terkendala biaya.

Karena itu, siswa tersebut mengusulkan wadah kolaborasi bagi pelajar SMP dan SMA. Wadah tersebut dapat membantu siswa mengembangkan potensi pendidikan di Bangka Belitung.

Menanggapi usulan tersebut, ketiga anggota DPRD Babel mendorong generasi muda agar tidak hanya menunggu program pemerintah. Mereka juga mengajak pelajar berani mengambil inisiatif dan menciptakan peluang.

“Di dalam dunia pendidikan harus kreatif. Harus kita yang jemput bola, jangan kita yang menunggu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *