DEPOK, HR – UPT Puskesmas Kedaung bersama Kelurahan Kedaung memperkuat sinergi dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor dan sosialisasi kesehatan kepada warga.
Kepala UPT Puskesmas Kedaung, Mukti Purwaningsih, terus berkoordinasi dengan Lurah Kedaung, Rukby, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Mukti mengatakan Puskesmas Kedaung rutin mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, skrining kesehatan secara berkala dapat membantu warga mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
“Selalu kita sampaikan kepada warga untuk cek kesehatan secara rutin. Kapan saja masyarakat mau, kami siap membantu melakukan skrining atau cek kesehatan,” ujar Mukti Purwaningsih kepada media seusai kegiatan.
Ia menjelaskan Puskesmas Kedaung juga menyediakan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Layanan tersebut dapat masyarakat manfaatkan untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Mukti berharap warga tidak menunggu munculnya keluhan untuk memeriksakan kesehatan. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Puskesmas agar kondisi kesehatan tetap terjaga.
Lurah Kedaung, Rukby, menyambut baik kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor yang digelar Puskesmas Kedaung. Ia menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan penting untuk meningkatkan kesehatan warga.
Menurut Rukby, kerja sama antara kelurahan dan Puskesmas juga menjadi bagian penting dalam menekan angka stunting serta mengurangi jumlah anak yang mengalami kekurangan gizi di wilayah Kedaung.
“Harus ada sinergitas dalam penanganan kesehatan warga agar mereka tetap sehat. Salah satunya melalui kerja sama dengan Puskesmas untuk menekan angka stunting dan mengurangi jumlah anak kurang gizi di wilayah Kelurahan Kedaung,” ujar Rukby.
Ia mengatakan petugas perlu memantau asupan gizi dan kondisi ibu selama masa kehamilan. Pemantauan tersebut juga perlu berlanjut setelah anak lahir.
“ Asupan gizinya dan masa kehamilannya harus dipantau oleh Puskesmas. Itu yang kami maksud dengan kerja sama yang baik seluruh stakeholder wilayah, termasuk Puskesmas, agar anak kurang gizi tidak ada lagi,” katanya.
Rukby menambahkan pemantauan juga perlu mencakup pola asuh anak. Menurutnya, faktor gizi dan pola asuh memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Karena itu, Puskesmas Kedaung terus memantau kondisi kesehatan warga dan anak-anak di setiap lingkungan. Petugas juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan asupan gizi bagi anak yang membutuhkan.
Lokakarya Mini Lintas Sektor menjadi wadah bagi Puskesmas, kelurahan, dan stakeholder lainnya untuk memperkuat koordinasi. Forum tersebut sekaligus mendorong upaya bersama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
Rukby bersyukur karena Kepala UPT Puskesmas Kedaung Mukti Purwaningsih terus memperhatikan kesehatan warga. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat membantu menciptakan masyarakat Kedaung yang sehat serta menekan kasus stunting dan kekurangan gizi.
Melalui kerja sama lintas sektor, Puskesmas dan Kelurahan Kedaung berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga kesehatan warga dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
