PMI Lampung Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Pasar Kalianda

LAMSEL, HR — Aktivitas pedagang dan pengunjung di Pasar Inpres Kalianda tetap berjalan di tengah kewaspadaan terhadap abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

Untuk melindungi masyarakat, PMI Provinsi Lampung bersama Pemkab Lampung Selatan membagikan 10.000 masker gratis, Senin (14/9/2026).

PMI juga memberikan edukasi kesehatan kepada pedagang dan pengunjung pasar. Edukasi tersebut menekankan pentingnya perlindungan pernapasan saat beraktivitas di ruang terbuka.

Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat menghadapi potensi paparan abu vulkanik.

“Kami hadir untuk memastikan dan melindungi masyarakat dari dampak abu vulkanik, khususnya para pedagang dan pengunjung yang beraktivitas di sekitar Pasar Inpres Kalianda,” ujar Purnama.

Menurutnya, pasar menjadi salah satu lokasi penting dalam upaya perlindungan masyarakat. Aktivitas warga berlangsung setiap hari dan banyak kegiatan terjadi di ruang terbuka.

PMI Provinsi Lampung membagikan 10.000 masker secara langsung kepada warga Pasar Inpres Kalianda.

Selain Kalianda, PMI juga menyiapkan kegiatan serupa di sejumlah lokasi strategis. Salah satunya berada di kawasan Pasar Natar.

Langkah tersebut bertujuan memperluas jangkauan perlindungan bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Purnama juga mengapresiasi relawan PMI dan jajaran Pemkab Lampung Selatan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh relawan PMI yang sudah bekerja keras membagikan masker hari ini. Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat nyata,” katanya.

Kegiatan turut dihadiri Ketua PMI Lampung Selatan Erma Yusneli, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Rheny Apriyani, serta jajaran terkait.

PMI dan Pemkab Lampung Selatan mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga dianjurkan menggunakan masker. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi paparan abu vulkanik pada saluran pernapasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *