Penerimaan PWA Tak Capai Target, Gubernur Bali Akui Perlu Perbaikan

DENPASAR, HR – Gubernur Bali I Wayan Koster mengakui bahwa target penerimaan dari Pungutan Wisatawan Asing (PWA) tahun 2025 sebesar Rp500 miliar kemungkinan besar tidak tercapai. Hingga 22 Oktober, realisasi PWA baru mencapai Rp311 miliar, sementara waktu yang tersisa hingga akhir tahun hanya sekitar 68 hari.

“Rata-rata penerimaan per hari sekitar Rp1 miliar. Jika tren ini bertahan sampai Desember, total PWA hanya akan mencapai kisaran Rp385 miliar, belum menyentuh target Rp500 miliar,” ujar Koster saat Rapat Paripurna DPRD Bali di Kantor Gubernur Bali, Rabu (22/10/2025).

Koster menilai, pencapaian tersebut menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem pemungutan. Ia menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi, penyempurnaan teknis pelaksanaan, serta penguatan kerja sama dengan para pemangku kepentingan.

“Meski belum mencapai target, capaian tahun ini tetap menunjukkan kemajuan dibanding 2024 yang hanya mencapai Rp318 miliar,” jelasnya.

Menurutnya, regulasi daerah yang menjadi dasar pemungutan PWA belum sekuat aturan nasional, sehingga efektivitasnya masih terbatas. Pemerintah Provinsi Bali, lanjut Koster, telah melakukan sejumlah langkah percepatan dengan berkoordinasi bersama Menteri Imigrasi dan Kepala BPKP untuk memperkuat sistem pungutan tersebut.

“Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti dengan MoU. Jika sudah berjalan, capaian penerimaan bisa lebih optimal,” harapnya.

Koster juga menyebut revisi Peraturan Daerah (Perda) telah dilakukan sebagai bagian dari strategi optimalisasi, namun dampaknya belum sepenuhnya terlihat. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki sistem pemungutan PWA agar penerimaan daerah meningkat dan dapat digunakan secara optimal untuk melindungi budaya, menjaga lingkungan, serta membangun infrastruktur strategis di Bali. dyra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *