PAGAR ALAM, HR — Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar pelatihan pembuatan sabun sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan.
Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, membuka kegiatan tersebut dalam program Peningkatan Kapasitas SDM Pemberdayaan Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi di Aula Villa Dempo Flower, Gunung Gare, Rabu (5/8/2026).
Pelatihan diikuti perwakilan organisasi wanita se-Kota Pagar Alam serta kader Tim Pendamping Keluarga. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh keterampilan praktis untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual sehingga dapat menambah pendapatan keluarga.
Hj. Bertha mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan.
Menurutnya, perempuan yang memiliki keterampilan dan kemampuan berwirausaha akan lebih mandiri secara ekonomi serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Melalui kegiatan ini saya berharap para peserta dapat memperoleh wawasan dan pengalaman yang bermanfaat sehingga terbentuk agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujar Hj. Bertha.
Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing sehingga mampu mendorong peningkatan taraf hidup perempuan dan memperluas partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah.
Selain itu, Hj. Bertha menilai peningkatan kapasitas perempuan akan melahirkan berbagai inovasi, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Pagar Alam yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berbagi pengalaman dan memperluas jejaring kerja sama.
Melalui pelatihan ini, Pemkot Pagar Alam berharap semakin banyak perempuan yang mampu mengembangkan usaha mandiri, menciptakan produk bernilai ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. jauhari gunawan
