PAGAR ALAM, HR — Pemerintah Kota Pagar Alam mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual dari Ruang Rapat Besemah Tige, Senin (19/10/2026).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pagar Alam, Cholmin Heryadi, mengikuti rapat tersebut mewakili pemerintah kota.
Rakor yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia itu bertujuan memantau perkembangan inflasi sekaligus memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu fokus pembahasan adalah pemantauan harga komoditas pokok. Pemerintah daerah didorong meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait agar ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok tetap terjaga.
Rapat dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perkembangan harga bahan pokok, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih memengaruhi sejumlah daerah di Indonesia.
Kondisi kemarau berkepanjangan di sebagian wilayah perlu menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi produksi dan distribusi komoditas pangan. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus memantau perkembangan harga dan mengambil langkah sesuai kewenangannya untuk menjaga keterjangkauan kebutuhan masyarakat.
Selain pengendalian inflasi, rakor tersebut membahas evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Melalui evaluasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat dukungan sesuai kewenangan dan kondisi daerah masing-masing, sehingga pelaksanaan program perumahan dapat berjalan lebih efektif.
Keikutsertaan Pemerintah Kota Pagar Alam dalam rakor ini menjadi bagian dari koordinasi dengan pemerintah pusat dalam menghadapi tantangan ekonomi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mendukung program pembangunan nasional.
