JAKARTA, HR – Dua pertandingan persahabatan internasional yang digelar semalam waktu setempat menyuguhkan hasil yang cukup kontras namun sama-sama menunjukkan dominasi dari tim-tim unggulan. Tim nasional Maroko berhasil menghajar Madagaskar dengan skor telak 4-0, sementara Belgia menunjukkan kelasnya dengan menumbangkan Kroasia dalam sebuah duel yang intens. Kedua laga ini menjadi ajang penting bagi tim-tim untuk mengukur kekuatan dan mematangkan strategi menjelang kompetisi resmi.
Pesta Gol Maroko atas Madagaskar
Skuad Singa Atlas, julukan timnas Maroko, tampil perkasa di hadapan publik sendiri saat menjamu Madagaskar. Sejak peluit kick-off dibunyikan, anak asuh pelatih Walid Regragui langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya pertandingan.
Keunggulan Maroko dibuka pada menit ke-18 melalui sundulan Achraf Daoudi yang memanfaatkan umpan silang akurat dari sisi kanan. Gol cepat ini semakin membangkitkan semangat para pemain Maroko untuk terus menekan pertahanan Madagaskar.
Madagaskar, yang berusaha keras menahan gempuran, terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan hanya sesekali melakukan serangan balik yang mudah dipatahkan.
Maroko menggandakan keunggulan pada menit ke-35 lewat tendangan penalti dingin Ahmed El-Amrani setelah salah satu pemain Madagaskar melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, menggambarkan betapa dominannya Maroko di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Maroko tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-62, Youssef Nouri memperlebar jarak menjadi 3-0 dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau kiper lawan. Pesta gol Maroko ditutup oleh Khalid Benmoussa pada menit ke-80, yang dengan cerdik melewati dua pemain belakang Madagaskar sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut gawang.
“Ini adalah hasil yang kami butuhkan untuk membangun kepercayaan diri. Kami melihat banyak potensi dan beberapa area yang perlu diperbaiki, namun secara keseluruhan, saya puas dengan determinasi tim,” ujar pelatih Maroko setelah pertandingan, mengomentari performa anak asuhnya.
Kemenangan ini tentu menjadi suntikan moral berharga bagi Maroko dalam persiapan menghadapi kualifikasi Piala Dunia atau Piala Afrika.
Belgia Taklukkan Kroasia dalam Laga Penuh Taktik
Di belahan Eropa, duel sengit tersaji antara Belgia dan Kroasia. Kedua tim raksasa Eropa ini menampilkan permainan kelas atas yang penuh strategi dan kualitas individu. Belgia, dengan skuat bertabur bintang, berhasil memetik kemenangan meyakinkan 3-1 atas Vatreni, julukan timnas Kroasia.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Belgia unggul lebih dulu di menit ke-25 melalui sontekan Romelu Lukaku yang memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari Kevin De Bruyne. Kroasia, yang tidak ingin menyerah begitu saja, membalas lima menit berselang melalui gol indah Luka Modric dari tendangan bebas yang tak bisa dibendung Thibaut Courtois. Skor 1-1 membuat babak pertama berjalan seimbang dan mendebarkan.
Memasuki babak kedua, Belgia tampil lebih agresif. Leander Dendoncker kembali membawa Setan Merah unggul pada menit ke-58 lewat sundulan terarah hasil sepak pojok. Kroasia mencoba membalas dengan berbagai variasi serangan, namun pertahanan Belgia yang digalang Jan Vertonghen tampil sangat solid. Kemenangan Belgia dipastikan di menit ke-75 ketika Kevin De Bruyne mencetak gol ketiga melalui sepakan keras dari luar kotak penalti, mengunci kemenangan 3-1 bagi tuan rumah.
Roberto Martinez, pelatih Belgia, memuji performa anak asuhnya. “Kami menunjukkan karakter dan kualitas. Mengalahkan tim sekuat Kroasia selalu menjadi pernyataan. Kami masih memiliki pekerjaan rumah, tetapi ini adalah langkah maju yang besar,” ujarnya, menyoroti pentingnya kemenangan ini dalam proses pembentukan timnya.
Kedua pertandingan persahabatan ini memberikan gambaran jelas mengenai kekuatan dan arah persiapan masing-masing tim. Maroko menunjukkan dominasi menyerang mereka, sementara Belgia membuktikan kualitas mereka di hadapan lawan kuat. Hasil ini menjadi bekal penting bagi kedua tim untuk menatap agenda sepak bola internasional yang akan datang.







