Kevin Wu: Nyawa Warga DKI Jangan jadi Korban Kelalaian Proyek

JAKARTA, HR – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Fraksi PSI Kevin Wu, menyampaikan duka cita yang mendalam, atas meninggalnya seorang anak balita dalam peristiwa tragis di area proyek, yang terjatuh ke lubang galian proyek pembangunan taman di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/06/2026) malam.

Menurutnya, pemerintah memang wajib memberikan pendampingan dan perhatian kepada keluarga korban, namun yang jauh lebih penting adalah memastikan tragedi serupa tidak pernah terulang lagi.

Ia menilai pernyataan, Gubernur DKI Jakarta yang mempersilakan keluarga korban menempuh jalur hukum merupakan bentuk penghormatan terhadap hak setiap warga negara untuk memperoleh keadilan.

“Dalam negara hukum, setiap masyarakat berhak menggunakan mekanisme hukum, apabila merasa dirugikan, dan pemerintah harus menghormati serta mendukung proses tersebut,” ungkapnya.

Baca juga:  Sudin Nakertrans Jakbar Bantah Proyek Pelatihan Calon Satpam Rp300 Juta
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Fraksi PSI Kevin Wu.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Fraksi PSI Kevin Wu.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi total terhadap seluruh proyek pembangunan di Jakarta. Jika proyek tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk yang dibiayai melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), maka seluruh aspek keselamatan wajib ditinjau ulang secara menyeluruh.

“Setiap lokasi proyek harus memenuhi standar keamanan yang ketat, mulai dari pemasangan pagar pengaman yang memadai, rambu peringatan yang mudah terlihat, pencahayaan yang cukup, hingga pengawasan secara berkelanjutan. Seluruh langkah tersebut harus diterapkan untuk melindungi masyarakat, terutama anak-anak, dari potensi bahaya di sekitar area proyek,” katanya.

Baca juga:  Renungan Kemerdekaan Kevin Wu untuk Jakarta yang Lebih Baik Lagi

Sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, ia juga mendesak agar aparat penegak hukum, mengusut kasus tersebut secara objektif, profesional, dan transparan. Apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur kelalaian, pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan. Pembangunan tidak boleh mengabaikan aspek keamanan hanya demi mengejar target penyelesaian pekerjaan. Sebab, tidak ada capaian pembangunan yang sebanding dengan hilangnya nyawa manusia,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta Inspektorat DKI Jakarta segera melakukan audit kepatuhan terhadap standar keselamatan seluruh proyek yang berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Audit tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap proyek memenuhi standar keamanan yang berlaku sekaligus mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang. •didit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *