Ketua DPRD Babel Minta Bantuan Siswa Swasta Segera Berjalan

PANGKALPINANG, HR — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya, meminta Dinas Pendidikan (Dindik) segera melaksanakan program bantuan biaya pendidikan bagi siswa sekolah swasta. Program tersebut diharapkan dapat menjaga keberlangsungan sekolah swasta sekaligus meringankan beban keluarga kurang mampu.

Pernyataan itu disampaikan Didit di Pangkalpinang, Kamis (17/7/2026). Menurutnya, bantuan biaya pendidikan diperlukan untuk mengantisipasi berkurangnya jumlah peserta didik baru di sekolah swasta akibat tingginya minat masyarakat memilih sekolah negeri.

“Bantuan ini sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu,” kata Didit.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyiapkan skema bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Program tersebut ditujukan bagi ribuan siswa yang menempuh pendidikan di sekolah swasta.

Baca juga:  Kelulusan SD-SMP Pangkalpinang Bisa Akses Aplikasi Stimulus

Didit menegaskan sekolah swasta memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus memberikan perhatian yang sama kepada sekolah negeri maupun swasta.

Program bantuan ini diprioritaskan bagi calon siswa dari keluarga prasejahtera yang tidak tertampung di sekolah negeri karena keterbatasan daya tampung. Dengan demikian, mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta tanpa terbebani biaya yang tinggi.

Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan anggaran sebesar Rp5,9 miliar untuk subsidi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi sekitar 2.000 siswa kurang mampu di sekolah swasta.

Setiap siswa direncanakan menerima subsidi maksimal Rp250.000. Menurut Didit, seluruh data calon penerima telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan.

Baca juga:  DPRD Babel Dorong Perhutanan Sosial untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Untuk menjaga transparansi, DPRD, pemerintah provinsi, dan gubernur tidak akan menentukan penerima bantuan. Kewenangan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing sekolah agar proses seleksi berlangsung objektif.

Selain memberikan subsidi SPP, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menggandeng Baznas dan PT Timah Tbk untuk membantu penyediaan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu.

Didit berharap program bantuan siswa sekolah swasta segera direalisasikan sehingga dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan swasta di Bangka Belitung. agus priadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *