DENPASAR, HR — Konsulat-Jenderal Australia di Bali memperkuat kemitraan pendidikan dengan Indonesia melalui pertemuan bersama guru peserta program Kemitraan Sekolah BRIDGE pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Guru Sedunia yang jatuh setiap 5 Oktober.
Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempererat hubungan bilateral Indonesia-Australia.
“Australia dan Indonesia merupakan mitra erat di bidang pendidikan pada setiap jenjang, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dan program Kemitraan Sekolah BRIDGE telah menghubungkan siswa serta guru di kedua negara sejak tahun 2008, mendorong pemahaman budaya dan inovasi dalam pendidikan,” ujar Jo Stevens.
Dalam pertemuan tersebut, para guru berbagi pengalaman mengikuti pertukaran pendidikan dengan Australia. Mereka juga membahas dampak program terhadap pengembangan diri, peningkatan kompetensi, dan penerapan metode pengajaran di sekolah masing-masing.
Acara ini turut menghadirkan alumni Australia di sektor pendidikan yang pernah menempuh studi melalui program beasiswa Australia Awards.
Program Kemitraan Sekolah BRIDGE (Building Relationships through Intercultural Dialogue and Growing Engagement) bertujuan meningkatkan kapasitas guru, memperluas pemahaman lintas budaya, serta mempererat hubungan antarkomunitas sekolah di Indonesia dan Australia.
Pemerintah Australia mendanai program ini melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia. Sementara itu, Asialink Education di University of Melbourne melaksanakan program tersebut.
Sejak hadir di Indonesia pada 2008, BRIDGE telah membangun 263 kemitraan sekolah di seluruh Indonesia hingga Juli 2026. Dari jumlah tersebut, 11 sekolah di antaranya berada di Bali.
Selain menyoroti kontribusi program BRIDGE, peringatan Hari Guru Sedunia ini juga mengangkat peran Australia Awards dalam memperkuat hubungan Indonesia-Australia melalui pendidikan.
Australia Awards merupakan program beasiswa internasional yang telah lama berjalan di Indonesia. Program ini memiliki lebih dari 200.000 alumni di seluruh Indonesia yang berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan.
Melalui program kemitraan sekolah dan beasiswa, Australia terus mendukung pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta pemahaman lintas budaya. Kerja sama ini diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi guru dan siswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mempererat hubungan kedua negara.
