Hadiri Pelantikan Perip Babel, Noni Hidayat Ingatkan Pentingnya Sejarah

PANGKALPINANG, HR — Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah Persatuan Istri Purnawirawan (Perip) Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kwarda, Pangkalpinang, Sabtu (26/9/2026). Kehadiran Noni menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan Perip serta kontribusi para purnawirawan dan keluarganya bagi daerah.

Noni mengatakan masyarakat perlu menghargai sejarah dan peran para senior yang telah memberikan kontribusi bagi daerah. Ia juga menyampaikan pesan Gubernur agar masyarakat tidak melupakan sejarah.

“Kita mengapresiasi organisasi Perip, Persatuan Istri Purnawirawan. Seperti kata Pak Gubernur, kita tidak boleh melupakan sejarah karena sejarah itulah yang membentuk kita saat ini. Apa pun itu, kita harus menghargai dan mengapresiasi,” kata Noni seusai pelantikan.

Noni mengatakan kehadirannya dalam pelantikan tersebut juga untuk memberikan dukungan kepada anggota Perip. Menurutnya, para istri purnawirawan merupakan figur senior yang telah mendampingi suami dalam berbagai kondisi.

Ia mengapresiasi kegiatan Perip yang tetap aktif menggelar pertemuan secara rutin setiap bulan. Noni berharap pengurus baru dapat menjalankan amanah kepemimpinan sekaligus memperkuat hubungan antar organisasi wanita di Bangka Belitung.

“Mudah-mudahan antar organisasi di Bangka Belitung ini kita semua bisa kompak, bisa menjaga persatuan dan kesatuan sehingga Bangka Belitung aman, jaya, dan tenteram,” ungkapnya.

Sementara itu, Pembina Perip Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol. (Purn) Zaidan berharap kepengurusan baru dapat menjalankan visi dan misi organisasi. Ia menekankan pentingnya memperkuat soliditas pengurus serta kepedulian terhadap anggota.

“Saya berharap kepengurusan yang baru ini mampu mewujudkan apa yang ada dalam visi dan misi organisasi. Di antaranya bagaimana menciptakan soliditas antar pengurus serta meningkatkan kepedulian terhadap para anggota Perip,” ucapnya.

Menurut Zaidan, sebagai organisasi keluarga purnawirawan TNI-Polri, Perip memiliki peran sosial. Karena itu, pengurus perlu memperhatikan kondisi anggota maupun masyarakat di lingkungan sekitar.

“Orientasi kegiatan kita banyak yang menyentuh bantuan sosial. Pengurus harus peka terhadap kondisi sosial anggota maupun masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu, kehadiran Perip benar-benar memberikan manfaat nyata, baik bagi internal organisasi maupun untuk masyarakat luas,” terangnya.

Ketua Perip Babel yang baru, Etty Zaidan, mengatakan pengurus akan mempertahankan silaturahmi rutin dan memperkuat program kepedulian sosial bagi anggota.

Etty menjelaskan, meskipun Perip sempat mengalami kekosongan kepemimpinan selama dua tahun, para anggota tetap menjaga kebersamaan melalui pertemuan rutin setiap bulan.

“Alhamdulillah, karena ini sudah dua tahun vakum, tetapi para anggota Perip tetap melaksanakan rutin pertemuan setiap bulan,” tutur Etty.

Setelah pelantikan, kepengurusan baru menyiapkan sejumlah program kerja. Salah satunya mempertahankan kegiatan anjangsana kepada para purnawirawan dan warakawuri.

“Kita ada anjangsana ke rumah anggota yang purnawirawan, baik TNI AD, TNI AL, TNI AU, maupun Polri. Jika kita mendapat informasi bahwa mereka sedang membutuhkan perhatian, kita kunjungi dan berikan bingkisan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *