DEPOK, HR — Kepala SDN Mekarjaya 20, Sudiyarsih, S.Pd., M.M., menjadikan pembangunan lingkungan sekolah yang indah, nyaman, dan hijau sebagai salah satu target utama pada 2026. Selain meningkatkan kualitas gedung sekolah, ia juga berencana menata halaman serta mengembangkan penghijauan melalui penanaman berbagai tanaman yang bermanfaat.
Menurut Sudiyarsih, sekolah bukan sekadar tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga lingkungan yang harus memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru. Kondisi gedung dan halaman yang baik diharapkan dapat mendukung suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan.
“Tujuan utama saya membangun gedung sekolah adalah agar anak-anak mendapatkan tempat yang layak ketika berada di lingkungan sekolah. Mereka harus belajar di ruang kelas yang nyaman, sehingga guru dapat mengajar dengan tenang dan siswa bisa menerima pelajaran dengan baik,” ujar Sudiyarsih kepada wartawan Harapan Rakyat.
Ia menjelaskan, pada 2026 ini, perhatian tidak hanya diarahkan pada bangunan sekolah melalui program revitalisasi, tetapi juga pada penataan halaman agar terlihat lebih rapi, indah, dan nyaman digunakan oleh para siswa.
Sudiyarsih mengatakan, halaman SDN Mekarjaya 20 memiliki area yang cukup luas sehingga berpotensi dikembangkan menjadi lingkungan hijau sekaligus sarana edukasi bagi siswa.
Berbagai tanaman produktif direncanakan untuk ditanam di sekitar halaman sekolah, antara lain cabai, tomat, terung, kangkung, pisang, dan singkong.
Menurutnya, penghijauan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa mengenai tanaman, lingkungan, dan pemanfaatan lahan.
“Kami ingin halaman sekolah ditata dengan baik dan dibuat lebih hijau. Lahan yang cukup luas ini bisa dimanfaatkan untuk menanam cabai, tomat, terung, kangkung, pisang, dan singkong. Jadi, anak-anak bisa bermain di halaman yang nyaman sekaligus melihat berbagai tanaman hijau di sekeliling mereka,” jelasnya.
Ia berharap penataan halaman dan penghijauan dapat menciptakan suasana sekolah yang lebih asri serta menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak dini.
Selain penataan lingkungan, Sudiyarsih juga menyampaikan keinginannya agar sekolah dapat mengembangkan kegiatan produktif yang mendukung ketersediaan pangan. Salah satu gagasan yang disampaikannya adalah budidaya ikan lele sebagai sumber pangan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah.
Menurutnya, pemanfaatan lahan sekolah untuk kegiatan produktif berpotensi memberikan nilai tambah, baik sebagai media pembelajaran maupun sebagai upaya mengenalkan kemandirian pangan kepada siswa.
“Saya ingin memberikan yang terbaik untuk sekolah. Selain gedung yang nyaman dan halaman yang indah, saya juga ingin sekolah bisa mengembangkan kegiatan yang bermanfaat, termasuk budidaya ikan lele agar memiliki sumber pangan sendiri,” ungkapnya.
Sudiyarsih berharap penataan gedung, halaman, penghijauan, dan pengembangan kegiatan produktif dapat berjalan selaras sehingga SDN Mekarjaya 20 menjadi lingkungan pendidikan yang nyaman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang siswa.
Baginya, membangun sekolah tidak hanya berarti memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.
