DOLOKSANGGUL, HR — Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat di berbagai kelompok usia, termasuk anak usia sekolah.
Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Koordinasi dan Advokasi PKG Tingkat Kabupaten Humbang Hasundutan yang berlangsung di Coffee Hotel Akasi Doloksanggul, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 160 peserta dari berbagai unsur yang berkaitan dengan pelaksanaan program PKG.
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan melalui Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang menekankan pentingnya PKG untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini serta mengetahui kondisi kesehatan sejak awal.
Menurut Bupati, luasnya sasaran program membutuhkan dukungan dari berbagai sektor. Karena itu, Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah kecamatan dan desa, satuan pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya perlu memperkuat koordinasi.
Sinergi tersebut diharapkan membuat pelaksanaan PKG berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Penguatan peran lintas sektor juga melibatkan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Humbang Hasundutan.
Ketua TP PKK Humbang Hasundutan Ny. Erma Oloan P. Nababan menyampaikan peran TP PKK dalam mendukung PKG melalui integrasi dengan Posyandu dan berbagai program PKK.
Melalui kelompok kerja (Pokja), kader TP PKK didorong untuk ikut mengedukasi, menggerakkan, dan mendampingi masyarakat agar memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
Kepala Dinas Kesehatan Humbang Hasundutan Alexander Gultom menjelaskan, PKG diarahkan untuk mendeteksi faktor risiko, kondisi pra-penyakit, dan penyakit sejak dini pada seluruh siklus kehidupan.
Karena itu, pelaksanaan program tidak hanya membutuhkan peran sektor kesehatan. Perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, satuan pendidikan, organisasi keagamaan, sektor kesehatan swasta, hingga unsur masyarakat diharapkan mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya.
Koordinasi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman, memperkuat komitmen, serta membahas berbagai tantangan pelaksanaan PKG di lapangan.
Pembahasan dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi, dan advokasi agar pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Humbang Hasundutan dapat berjalan secara optimal.
