LAMSEL, HR — Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, terpilih sebagai salah satu desa binaan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung melalui Program Desa Tapis atau Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas.
Program tersebut mendorong penguatan pemberdayaan keluarga, peningkatan keterampilan perempuan, serta pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.
TP PKK Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melaksanakan pembinaan Desa Tapis di Balai Desa Serdang, Senin (28/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga, perempuan, dan kader PKK dalam pembangunan desa. Pembinaan juga diarahkan untuk mendorong Desa Serdang agar mampu mengembangkan potensi lokal secara mandiri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, Nessi Yunita, mengatakan program Desa Tapis menjadi salah satu upaya meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan peran keluarga dan kader PKK.
Menurut Nessi, Desa Serdang memiliki sejumlah potensi yang dapat terus dikembangkan. Potensi tersebut mencakup sumber daya manusia, lingkungan, ketahanan pangan, serta kegiatan ekonomi masyarakat.
“Tujuan utamanya adalah mendorong Desa Serdang menjadi desa yang lebih mandiri, produktif, sehat, tertata, dan sejahtera melalui penguatan program-program PKK yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan,” ujar Nessi.
Nessi menjelaskan, pembinaan Desa Tapis tidak hanya berfokus pada kegiatan jangka pendek. Program tersebut juga mendorong pengembangan potensi desa secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia menilai penguatan keluarga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, berbagai program pemberdayaan diarahkan untuk meningkatkan kualitas keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan, kesehatan, ekonomi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Selain itu, program Desa Tapis mendorong peningkatan kapasitas, keterampilan, dan kreativitas perempuan. Dengan keterampilan yang berkembang, perempuan diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi sekaligus mengambil peran lebih besar dalam pembangunan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Peran kader PKK sangat penting sebagai penggerak masyarakat. Kader diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan administratif, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Nessi.
Melalui pembinaan tersebut, perempuan Desa Serdang diharapkan semakin mandiri dan produktif. Keterampilan yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dalam jangka panjang, Program Desa Tapis diharapkan mampu mendorong Desa Serdang menjadi desa yang mandiri dan berdaya dengan memanfaatkan potensi lokal secara optimal.
Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas keluarga, ketahanan pangan, pendapatan keluarga, keterampilan perempuan, kesehatan masyarakat, serta kepedulian terhadap lingkungan.
