PANGKALPINANG, HR — Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Eddy Iskandar mengimbau seluruh instansi melakukan efisiensi anggaran operasional di tengah ketidakpastian geopolitik global dan fluktuasi harga energi.
Eddy menyampaikan imbauan tersebut setelah mendampingi kunjungan kerja Ketua Komisi XII DPR RI di Pangkalpinang beberapa waktu lalu. Menurutnya, instansi pemerintah perlu mengatur belanja secara bijak agar kenaikan biaya operasional tidak mengurangi anggaran untuk kepentingan masyarakat.
Ia menyoroti kenaikan biaya operasional, terutama harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi untuk kendaraan dinas. Eddy meminta setiap instansi menyikapi kondisi tersebut dengan melakukan penghematan.
“Ini penting untuk menjadi perhatian kita semua, sehingga uang yang ada bisa termanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Terkait kekhawatiran terhadap peningkatan biaya operasional legislatif, Eddy memastikan operasional DPRD Babel tetap berjalan. Ia menjelaskan, mayoritas anggota DPRD saat ini menggunakan kendaraan pribadi untuk menjalankan tugas.
“Untuk biaya operasional BBM kendaraan dinas bagi anggota DPRD Babel, saya pastikan tidak ada masalah karena rata-rata anggota menggunakan kendaraan pribadi,” ujarnya.
Selain menghemat biaya transportasi, DPRD Babel juga mulai menyeleksi agenda kerja. Eddy mengatakan pihaknya mengurangi volume kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Untuk beberapa kegiatan yang kurang berhubungan dengan masyarakat memang mulai kita kurangi,” pungkas Eddy.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen DPRD Babel dalam menjaga efisiensi dan mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah untuk kepentingan masyarakat.
