Bandung, HR – Momentum Idul Fitri 1447 H tidak hanya menjadi hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah Ramadhan, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk memperkuat persaudaraan, menjaga harmoni sosial, dan meneguhkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady, menyampaikan hal tersebut kepada media baru-baru ini. Ia menilai Idul Fitri harus dimanfaatkan untuk mempererat silaturahim dan memperkuat kebersamaan, terutama di tengah masyarakat Jawa Barat yang majemuk.
“Idul Fitri bukan sekadar momentum spiritual setelah Ramadhan, tetapi juga saat penting untuk memperkuat persaudaraan, menjaga harmoni, dan meneguhkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Daddy.
Ia menjelaskan bahwa warga Jawa Barat selama ini hidup berdampingan dalam suasana rukun. Karena itu, nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati perlu terus dijaga agar tidak luntur oleh dinamika sosial yang berkembang.
Daddy menegaskan bahwa semangat kebangsaan harus terus dirawat agar kehidupan sosial tetap rukun, damai, dan kondusif. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah persatuan.
“Suasana Lebaran harus menjadi momentum untuk saling mendekatkan, bukan menciptakan jarak di tengah masyarakat,” katanya.
Menurutnya, saat ini diperlukan sikap bijak dan dewasa dalam menyikapi berbagai persoalan sosial. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah juga sangat penting dalam memberikan edukasi yang sejuk dan menenteramkan.
Jawa Barat, kata Daddy, merupakan provinsi dengan jumlah penduduk besar sehingga membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kedamaian. Ia berharap Idul Fitri 1447 H benar-benar menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, merawat harmoni, dan meneguhkan kebangsaan.
“Semangat Idul Fitri harus menjadi penguat persaudaraan dan kebangsaan. Dengan kebersamaan, persatuan bangsa akan tetap terjaga,” ujarnya. horas
