LAMSEL, HR — Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Desa dengan luas lahan pertanian sekitar 1.400 hektare itu menjadi salah satu sentra produksi pertanian yang menopang perekonomian Kabupaten Lampung Selatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Egi saat menghadiri Tasyakuran Pertemuan Petani dan Ruwatan (Doa Bersama) yang digelar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur di Desa Trimomukti, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan itu menjadi wadah silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang selama ini menggerakkan ekonomi desa dan daerah.
Bupati Egi mengawali sambutannya dengan mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada para petani yang terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Lampung Selatan.
Menurut Egi, pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan yang mencapai 5,71 persen pada 2025 atau tertinggi di Provinsi Lampung, tidak lepas dari peran sektor pertanian sebagai salah satu penyumbang terbesar perekonomian daerah.
“Alhamdulillah, Lampung Selatan menjadi kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Lampung pada tahun 2025. Salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar adalah sektor pertanian,” ujar Egi.
Egi menilai Desa Trimomukti menjadi contoh nyata kuatnya kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan daerah. Lahan pertanian yang luas dan produktif mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi berbagai program pemerintah pusat yang mendukung aktivitas pertanian, mulai dari kemudahan akses pupuk hingga kebijakan penyerapan gabah yang memberikan kepastian bagi petani.
Menurutnya, kebijakan tersebut meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan dan menjaga produktivitas sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Selain sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Egi berharap pembangunan jalan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“Kalau hari ini jalannya bagus, harapannya manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Bukan hanya memudahkan akses transportasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Egi menilai Desa Trimomukti tidak hanya berpotensi sebagai lumbung pangan, tetapi juga dapat berkembang menjadi destinasi wisata berbasis pedesaan. Hamparan lahan pertanian yang luas, lingkungan yang asri, serta budaya gotong royong masyarakat menjadi modal besar untuk pengembangan wisata desa.
“Trimomukti bukan hanya lumbung pangan, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan. Saya yakin desa ini akan semakin cantik, semakin indah, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Egi mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan mendukung pembangunan daerah secara bersama-sama. Ia berharap Desa Trimomukti terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan menjadi contoh pembangunan di Lampung Selatan. santi
