JAKARTA, HR – Nama Cristiano Ronaldo memang tak pernah luput dari sorotan. Di usianya yang kini menginjak 41 tahun menjelang Piala Dunia 2026, banyak pertanyaan muncul mengenai perannya di timnas Portugal. Namun, bagi mantan rekan setimnya, Hugo Almeida, usia bukanlah penghalang bagi sang megabintang untuk tetap menjadi sosok penentu kemenangan yang tak tertandingi.
Saat Selecao bersiap untuk ajang akbar di Amerika Utara, Kanada, dan Meksiko tersebut, harapan tinggi kembali disematkan agar sang pemenang lima Ballon d’Or ini akhirnya bisa mengangkat satu-satunya trofi yang belum menghiasi lemari prestasinya: Piala Dunia.
CR7 Akan Tiba dalam Kondisi Puncak
Karier Ronaldo yang sudah melegenda memang berada di fase akhir, namun Almeida, yang pernah bermain bersama Ronaldo di Piala Dunia 2010 dan 2014, dengan tegas menyatakan bahwa striker veteran itu sangat cocok untuk memimpin lini depan Portugal.
Berbicara kepada media Lusa, Almeida menepis kekhawatiran bahwa bintang Al-Nassr itu mungkin sudah melewati masa jayanya. “Usia bukanlah masalah,” tegas Almeida. “Saat ini kita melihat banyak pemain berusia 39, 40, 41 tahun yang tampil dalam kondisi prima. Ronaldo mempersiapkan dirinya dengan semakin baik dan yang kurang dari kariernya adalah kompetisi, yang telah lama ia kejar. Saya yakin dia akan tiba dalam kondisi prima.”
Peran yang Berubah, Kualitas Tetap Melekat
Meskipun kecepatan eksplosif Ronaldo di masa jayanya bersama Manchester United dan Real Madrid mungkin telah berevolusi menjadi gaya bermain yang lebih terukur, Almeida percaya bahwa kecerdasan sepak bolanya tetap tak tertandingi. Mantan penyerang Werder Bremen ini mengakui bahwa para penggemar harus menyesuaikan ekspektasi mereka, namun tetap menghargai kejeniusan ‘GOAT’ asal Portugal tersebut.
Pengalaman luas Ronaldo dipandang sebagai aset krusial bagi skuad asuhan Roberto Martinez, terutama saat mereka menghadapi tantangan di Grup K bersama Kongo Demokratik, Uzbekistan, dan Kolombia.
“Sekarang, kita tidak bisa mengharapkan Ronaldo yang se-lincah saat ia berusia 20 atau 30 tahun, tetapi ia sangat berpengalaman, yang terbaik sepanjang masa, dan ia membuat perbedaan, tanpa diragukan lagi,” tambah Almeida, menekankan bahwa kemampuan Ronaldo untuk menentukan hasil pertandingan tidak akan hilang.
Portugal di Antara Favorit Juara
Almeida menempatkan Portugal sejajar dengan tim-tim raksasa dunia seperti Prancis, Spanyol, Jerman, Brasil, dan juara bertahan Argentina. Ia yakin kedalaman skuad yang dimiliki Martinez menempatkan mereka dalam posisi yang sangat baik untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia pertama mereka, asalkan mereka tetap menjaga kebugaran fisik dan mental.
“Harapannya tinggi. Para pemain Portugal bermain di klub-klub terbaik di dunia, mereka terus-menerus dinominasikan untuk penghargaan pemain terbaik dunia dan itu selalu membawa tanggung jawab besar,” kata Almeida.
“Saya menganggap Portugal sebagai salah satu tim kandidat, tetapi kita harus tahu bahwa ada tim-tim lain yang sangat bagus. Itu tergantung pada kondisi para pemain saat tiba di kompetisi. Kondisi mental para pemain dan kesegaran kaki mereka, setelah musim yang panjang, sangat penting. Aspek mental juga, karena melakukan apa yang mereka kuasai bukanlah hal baru. Yang paling penting adalah kesegaran fisik dan mental.”
Keyakinan pada Visi Taktis Roberto Martinez
Pemilihan skuad juga menjadi bahan perdebatan, terutama dengan adanya striker seperti Goncalo Ramos yang memiliki profil berbeda dari Ronaldo. Namun, Almeida percaya penuh bahwa Martinez dan staf pelatih telah menemukan keseimbangan yang tepat untuk mendukung sang kapten sekaligus memastikan tim tetap kompetitif saat menghadapi lawan-lawan yang beragam dari seluruh dunia.
“Pelatih tahu betul apa yang akan dilakukannya dan telah mempersiapkan diri untuk kompetisi ini sejak lama. Dia memilih pemain yang memberikan jaminan lebih, itulah hal terpenting,” tutup Almeida. “Dia bisa saja memilih striker yang lebih tetap, tapi Portugal tidak pernah bermain dengan striker tetap. Goncalo Ramos tampil bagus dan Ronaldo membuat perbedaan dari satu momen ke momen berikutnya.”
Dengan dukungan penuh dari mantan rekan setim dan persiapan matang, mampukah Cristiano Ronaldo di usianya yang ke-41, akhirnya meraih mahkota Piala Dunia yang diidam-idamkan? (mw)
