297 Pejabat Pemkot Pagar Alam Dikukuhkan karena Nomenklatur Baru

PAGAR ALAM, HR — Sebanyak 297 pejabat struktural Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam kembali dikukuhkan setelah pemerintah daerah mengubah nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, memimpin pengambilan sumpah dan janji jabatan di Gedung Serbaguna SDN 74 Pagar Alam, Jumat (7/8/2026). Wakil Wali Kota Hj. Bertha, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, kepala bagian, dan camat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sebanyak 297 pejabat yang mengikuti pengukuhan terdiri dari 65 pejabat administrator dan 232 pejabat pengawas. Pada kesempatan yang sama, Pemkot Pagar Alam juga melantik 144 PNS dalam pengangkatan pertama pada jabatan fungsional.

Pemkot melakukan pengukuhan tersebut setelah menerapkan perubahan nomenklatur jabatan, tugas pokok dan fungsi, serta struktur organisasi berdasarkan peraturan wali kota yang baru.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menegaskan bahwa pengukuhan pejabat bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan menata organisasi agar pemerintahan berjalan lebih efektif, profesional, dan akuntabel.

“Jabatan ini adalah representasi kepercayaan pimpinan dan harapan masyarakat Kota Pagar Alam,” tegas Ludi Oliansyah.

Ia meminta seluruh pejabat segera beradaptasi dengan nomenklatur dan tugas baru. Menurutnya, proses adaptasi sangat penting agar perubahan struktur organisasi tidak menghambat pelayanan publik.

Selain itu, Ludi meminta para aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya menjalankan rutinitas. Ia mendorong setiap pejabat memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan solusi atas persoalan di lapangan.

“Tanamkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam bekerja. Jadilah aparatur yang berintegritas dan profesional, serta berikan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Ludi juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga soliditas dan membangun kerja sama dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, pembangunan Pagar Alam membutuhkan keterlibatan seluruh aparatur dan elemen masyarakat.

“Pagar Alam tidak bisa dibangun oleh satu atau dua orang saja. Kita harus kompak, solid, dan bergerak dalam satu barisan. Majunya Pagar Alam ada di tangan kita bersama,” pungkasnya.

Melalui penataan organisasi tersebut, Pemkot Pagar Alam berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja lebih efektif. Pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sesuai kebutuhan masyarakat. jauhari gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *