LAMSEL, HR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menghadirkan Pelayanan Keliling Terpadu di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat sehingga warga tidak perlu datang ke pusat pemerintahan di Kalianda.
Masyarakat Desa Pasuruan dan wilayah sekitar dapat mengakses beragam layanan dalam satu lokasi. Layanan tersebut meliputi administrasi kependudukan, Samsat Keliling, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Pemkab Lampung Selatan juga menyediakan pelayanan perizinan usaha secara gratis. Warga dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan hewan berupa vaksinasi gratis dan pengobatan massal ternak.
Selain itu, pemerintah menghadirkan pasar murah yang menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Camat Penengahan Hermawan mengatakan Pelayanan Keliling Terpadu menjadi bentuk nyata kehadiran Pemkab Lampung Selatan dalam memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan hingga tingkat desa.
“Inilah bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk mendekatkan fungsi pelayanan kepada masyarakat sampai tingkat desa, dusun, bahkan RT,” kata Hermawan.

Menurut Hermawan, pihak kecamatan telah menysosialisasikan kegiatan tersebut melalui berbagai saluran, termasuk media sosial Kecamatan Penengahan. Jajaran kecamatan juga berkoordinasi dengan perangkat daerah di tingkat kabupaten agar berbagai layanan dapat hadir secara terpadu.
Hermawan mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang berpartisipasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang terus mendorong pelayanan pemerintah agar semakin dekat dan mudah masyarakat akses.
“Jadi masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke Kalianda. Warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, maupun masyarakat dari wilayah sekitar dapat hadir di sini untuk mendapatkan layanan yang disediakan pemerintah daerah,” ujarnya.
Pasar murah yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan turut menarik perhatian warga. Sejumlah kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau, seperti telur Rp20.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, beras SPHP Rp55.000 per 5 kilogram, dan beras Sari Wangi Rp120.000 per 10 kilogram.
Salah seorang warga Desa Pasuruan, Via, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai banyaknya layanan dalam satu lokasi membuat masyarakat lebih mudah memenuhi berbagai kebutuhan tanpa harus bepergian jauh.
“Senang sekali karena banyak pelayanan yang bisa didapat di sini. Jadi lebih mudah dan tidak perlu jauh-jauh. Apalagi ada pasar murah yang sangat membantu masyarakat,” katanya.
Melalui Pelayanan Keliling Terpadu, Pemkab Lampung Selatan membawa berbagai fungsi pelayanan pemerintah lebih dekat kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang mudah, efisien, dan menyentuh kebutuhan warga hingga tingkat desa.
