Taput Perkuat Pelayanan Sosial Lewat Digitalisasi IPSM

TAPANULI UTARA, HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara terus memperkuat pelayanan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Aplikasi Resmi Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) serta Konsolidasi dan Penguatan Keanggotaan IPSM/PSM Kabupaten Tapanuli Utara di Sopo Partukkoan, Tarutung, Jumat (17/7/2026).

Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara sekaligus Pembina IPSM, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, membuka kegiatan tersebut. Ia hadir bersama Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tapanuli Utara, Rafles Sergius Gultom, dan Ketua IPSM Kabupaten Tapanuli Utara, Teddy Simanungkalit.

Bimtek ini mendukung pelayanan sosial berbasis digital sekaligus memperbarui data kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Tapanuli Utara menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penerapan aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Karena itu, seluruh anggota IPSM dan PSM diharapkan mampu memanfaatkan aplikasi secara optimal.

Baca juga:  Bupati Humbahas Resmi Buka TMMD ke-129 di Pakkat

Dalam sambutannya, Ny. Neny Angelina mengapresiasi dedikasi para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang bertugas di 15 kecamatan. Menurutnya, para PSM telah berperan aktif membantu masyarakat, terutama saat proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah.

“PSM merupakan wajah pelayanan sosial di Kabupaten Tapanuli Utara. Pengabdian ini lahir dari ketulusan untuk membantu sesama. Karena itu, saya mengajak seluruh anggota tetap rendah hati, menjaga kekompakan, serta menghindari persaingan yang tidak sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tapanuli Utara, Rafles Sergius Gultom, menjelaskan bahwa setiap anggota PSM memiliki empat fungsi utama. Mereka berperan sebagai motivator, dinamisator, administrator, dan katalisator dalam mendukung pelayanan sosial kepada masyarakat.

Baca juga:  DPRD dan Pemkot Pagar Alam Bahas Raperda RTRW

Melalui digitalisasi IPSM, Pemkab Tapanuli Utara ingin meningkatkan kualitas pelayanan sosial. Langkah ini juga mempercepat pembaruan data, memperkuat koordinasi, serta memastikan bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran. jefri.ls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *