DEPOK, HR — SDN Citayam Satu menerima sebanyak 128 siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027. Seluruh proses penerimaan peserta didik berlangsung sesuai aturan yang ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Depok dan berjalan tanpa kendala berarti.
Kepala SDN Citayam Satu, Andi Suhandi, S.Pd., mengatakan seluruh tahapan penerimaan siswa baru dilakukan secara online sehingga proses seleksi berlangsung transparan, bersih, dan bebas dari praktik kolusi, korupsi, maupun nepotisme (KKN).
Menurutnya, sistem pendaftaran daring juga menutup peluang adanya titipan karena sekolah tidak melakukan penerimaan secara manual.
“Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online. Karena itu, SDN Citayam Satu tidak menerima titipan dan seluruh peserta mengikuti aturan yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Depok,” ujar Andi Suhandi.
Andi Suhandi menjelaskan, penerimaan siswa baru dilakukan melalui beberapa jalur, yaitu jalur afirmasi, jalur anak berkebutuhan khusus, jalur mutasi, dan jalur domisili.
Dari seluruh jalur tersebut, SDN Citayam Satu menerima 128 siswa yang terbagi ke dalam empat rombongan belajar (rombel) pada tahun ajaran baru.
Ia mengungkapkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SDN Citayam Satu cukup tinggi. Namun, sekolah tetap menerima siswa sesuai kuota dan ketentuan yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Depok.
“Kami bersyukur antusiasme masyarakat sangat tinggi. Meski demikian, sekolah hanya menerima siswa sesuai aturan dan kuota yang telah ditentukan,” kata Andi Suhandi.
Dengan sistem penerimaan yang transparan dan berbasis digital, SDN Citayam Satu berharap proses penerimaan peserta didik baru dapat terus berjalan adil, objektif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. vero






