MAJALENGKA, HR — Satuan Narkoba Polres Majalengka Polda Jawa Barat terus memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Kali ini, polisi memberikan edukasi bahaya narkoba kepada siswa SMK Karya Nasional Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Narkoba Polres Majalengka AKP Sigit Purnomo, S.H. Ia didampingi KBO Narkoba dan sejumlah personel Sat Narkoba Polres Majalengka.
Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelajar tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. Polisi juga mengajak siswa membangun ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh lingkungan yang berisiko.
Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui AKP Sigit Purnomo mengatakan edukasi sejak usia sekolah sangat penting. Menurutnya, pemahaman yang baik dapat membantu pelajar menjauhi ancaman narkotika.
“Kami mengajak para pelajar untuk mengenali bahaya narkotika sejak dini dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Masa depan adik-adik masih panjang, sehingga jangan sampai dirusak oleh narkotika,” ujar AKP Sigit.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Narkoba menjelaskan berbagai dampak penyalahgunaan narkotika. Dampaknya tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan pelajar.
Polisi juga mengingatkan siswa agar bijak memilih lingkungan pergaulan. Para pelajar diminta tidak mudah menerima ajakan yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, Sat Narkoba mendorong pelajar aktif mengikuti kegiatan positif. Polisi juga mengajak mereka mengembangkan potensi dan prestasi sesuai minat masing-masing.
Para siswa juga diminta segera berkomunikasi dengan guru, orang tua, atau pihak kepolisian jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung secara edukatif dan komunikatif. Para pelajar mendapat kesempatan berdiskusi dan memahami risiko penyalahgunaan narkotika secara langsung.
Sat Narkoba Polres Majalengka berkomitmen memperluas penyuluhan di lingkungan sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, produktif, berprestasi, dan bebas dari narkotika.
Polisi juga mengajak sekolah, orang tua, dan pelajar memperkuat sinergi dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Dengan kerja sama tersebut, lingkungan pendidikan diharapkan tetap aman dan kondusif bagi generasi penerus bangsa. lintong
