Pokmas Pancoran Mas Dukung Anggaran Pembangunan Rp300 Juta per Kelurahan

DEPOK, HR — Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Pancoran Mas, Cecep Safrudin, mendukung program Pemerintah Kota Depok yang mengalokasikan anggaran pembangunan wilayah sebesar Rp300 juta untuk setiap kelurahan.

Menurut Cecep, program tersebut memberikan dampak langsung kepada masyarakat karena pemerintah mengarahkan anggaran untuk pembangunan sesuai kebutuhan di tingkat RW.

Pada 2026, Kelurahan Pancoran Mas menggunakan anggaran tersebut untuk membangun tiga drainase di tiga wilayah RW, yakni RW 11, RW 15, dan RW 16.

Cecep mengatakan pembangunan drainase tersebut menunjukkan bahwa program pembangunan berbasis wilayah dapat menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Infrastruktur drainase juga membantu meningkatkan kualitas lingkungan dan mengantisipasi persoalan genangan air.

Cecep menilai program Pemerintah Kota Depok tersebut sudah memberikan manfaat yang dapat masyarakat rasakan secara langsung.

Ia menyebut anggaran pembangunan wilayah sebesar Rp300 juta menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan dan RW.

“Program ini sudah masyarakat rasakan. Kami terus mendukung program Wali Kota Depok ke depan karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Cecep Safrudin.

Cecep yang juga menjabat sebagai Ketua BKM Kelurahan Pancoran Mas mengatakan pembangunan infrastruktur melalui anggaran tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Depok dalam mempercepat pembangunan wilayah.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membantu kelurahan memenuhi kebutuhan infrastruktur yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Ia berharap program anggaran pembangunan wilayah sebesar Rp300 juta per kelurahan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

“Kami berharap program ini terus berlanjut sampai tahun yang akan datang agar manfaat pembangunan dapat semakin dirasakan masyarakat,” kata Cecep.

Cecep menilai keberlanjutan program tersebut penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memperkuat pemerataan infrastruktur di tingkat Kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *